Didukung Aksi Borong Investor Asing, Saham BBRI, BMRI, dan BBNI Kompak ATH
JAKARTA, investortrust.id – Tiga bank Himbara papan atas ini kompak mencetak penguatan harga ke level tertinggi baru (all time high/ATHH) sepanjang masa pada penutupan sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (12/2/2024).
Ketiga bank tersebut adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
Berdasarkan data BEI, saham BBRI ditutup menguat Rp 75 (1,28%) ke level tertinggi baru sepanjang masa Rp 5.925. Saham bank ini bergerak dalam rentang Rp 5.850-5.975.
Baca Juga
Begitu juga dengan saham BMRI melesat ke ATH setelah ditutup naik Rp 150 (2,16%) menjadi Rp 7.100. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 7.050-7.200. Penguatan ATH ini telah melanda saham bank ini dalam beberapa hari terakhir.
Tak kalah dengan saham BBNI sempat melesat hingga mencapai level ATH baru Rp 5.875 pada perdagangan intraday sesi I. Saham ini ditutup naik Rp 100 (1,74%) menjadi Rp 5.850 denangan rentang pergerakan Rp 5.750-5.875.
Terkait lompatan tiga saham bank Himbara ini, Head of Investment Information Mirae Asset Martha Christina mengatkan, lompatan harga hingga ATH tersebut didukung mengalirnya dana asing ke bank-bank tersebut.
Baca Juga
“Dana asing dari awal tahun sampai saat ini mengalir deras ke sektor saham bank, khususnya Himbara. Pemodal asing terus memburu saham bank didukung pertumbuhan kinerja yang kuat tahun lalu dan ekspektasi berlanjutnya pertumbuhan tahun ini,” terangnya kepada investortrust.id di Jakarta, Senin (12/2/2024).
Terkait dampak jelang pencoblosan pada 14 Februari 2024, dia mengatakan, tidak ada kaitan penguatan harga tersebut terhadap pelaksanaan pemilu dalam dua hari mendatang.
Sementara itu, Senior Analyst MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, secara teknikal, saham sektor keuangan masih dalam fase uptrend. Penguatan juga didukung indikator lainnya.
Baca Juga
Target Saham Bank Mandiri (BMRI) Direvisi Naik, Berikut Pendorongnya
“Kami juga memperkirakan ketiga saham tersebut akan lanjutkan penguatan. Saham BBRI diperkirakan melanjutkan penguatannya ke Rp 6.050-6.150. Sedangkan saham BMRI diwaspadai koreksi dalam jangka pendek ke Rp 6.950-7.000 dahulu sebelum menuju level Rp 7.275-7.350,” terangnya.
Sedangkan saham BBNI juga diharapkan kembali menorehkan pengutan lebih lanjut dengan target harga Rp 5.925-6.050.

