Top! BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI Kompak ATH, Market Cap Kian Menggunung
JAKARTA, investortrust.id – Empat saham bank papan atas berhasil mencetak rekor harga tertinggi baru (all time high/ATH) sepanjang masa pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (12/2/2024).
Empat bank tersebut teridiri atas PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Lompatan harga empat bank tersebut berimbas terhadap lonjakan indeks harga saham gabungan (IHSG) 62,52 poin (0,86%) menjadi 7.297,67.
Baca Juga
Penguatan tertinggi dicatatkan saham BBRI dengan kenaikan Rp 175 (2,99) ke level tertinggi baru sepanjang masa Rp 6.025. Dengan demikian 2024 berjalan atau year to date (ytd), saham BBRI telah melesat dari Rp 5.725 menjadi Rp 6.025 atau naik 5,24%.
Saham BMRI torehkan penguatan Rp 150 (2,16%) menjadi Rp 7.100. Dengan demikian penguatan saham BMRI year to date (ytd) telah mencapai 17,35% dari Rp 6.050 menjadi Rp 7.100.
Saham BBNI melambung sebanyak Rp 200 (3,48%) menjadi Rp 5.950. Dengan demikian saham bank pelat merah nomor tig aini telah melesat ytd sebanyak 10,69% dari Rp 5.375 menjadi Rp 5.950.
Terakhir saham BBCA melesat Rp 100 (1,03%) menjadi Rp 9.800. Dengan demikian penguatan saham bank kapitalisasi pasar terbesar ini telah mencapai 4,25% ytd dari Rp 9.400 menjadi Rp 9.800.
Baca Juga
BBRI dan BMRI Catat Rekor Harga Tertinggi, Ini Reaksi Wamen BUMN
Terkait pengautan saham bank papan atas ini, Head of Investment Information Mirae Asset Martha Christina mengatkan, lompatan harga hingga ATH tersebut didukung mengalirnya dana asing ke bank-bank tersebut.
“Dana asing dari awal tahun sampai saat ini mengalir deras ke sektor saham bank, khususnya Himbara. Pemodal asing terus memburu saham bank didukung pertumbuhan kinerja yang kuat tahun lalu dan ekspektasi berlanjutnya pertumbuhan tahun ini,” terangnya kepada investortrust.id di Jakarta, Senin (12/2/2024).
Terkait dampak jelang pencoblosan pada 14 Februari 2024, dia mengatakan, tidak ada kaitan penguatan harga tersebut terhadap pelaksanaan pemilu dalam dua hari mendatang.
Top 10 Market Cap
Seiring dengan penguatan harga saham empat bank papan atas itu, dereta emiten dengan kapitalisasi pasar 10 terbesar di BEI mengalami perubahan pada penutupan perdagangan saham hari ini.
Berdasarkan data BEI, BBNI merangsek naik menjadi emiten dengan market cap terbesar nomor sembilan senilai Rp 218,56 triliun atau menyalip PT Astra International Tbk (ASII) Rp 214,56 triliun.
Baca Juga
Saham BRI (BBRI) Tembus Rp 6.000, Target Harganya Ternyata masih Tinggi
Sedangkan market cap BMRI melesat menjadi Rp 656,03 triliun atau terpaut rendah dari emiten dengan kapitalisasia pasar nomor empat PT Bayan Resources Tbk (BYAN) senilai Rp 656,66 triliun.
Sedangkan kapitalisasi pasar BBRI kian perkasa menembus level Rp 913,38 triliun atau kian jauh meninggalkan emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar tiga PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) sebanyak Rp 729,13 triliun.
Begitu juga dengan BBCA dengan market cap mencapai Rp 1.208 triliun. Dengan lompatan harga tersebut, posisi bank yang dikuasai keluarga Hartono pendiri grup Djaru ini kian kuat di posisi pertama BEI.

