Saham Bank Atas Tetap Menjanjikan, Berikut Target Harganya
JAKARTA, investortrust.id – Prospek pertumbuhan kinerja keuangan emiten perbankan diperkirakan tetap kuat sampai akhir tahun, meskipun mulai mengalami tekanan terhadap margin bunga bersih sejalan dengan penurunan likuiditas.
Hal ini mendorong BRI Danareksa Sekuaritas untuk tetap mempertahankan overweight saham emiten bank papan atas. Target tersebut mempertimbangkan perkiraan peningkatan EPS empat bank papan atas mencapai 5-15% sepanjang tahun ini. Sedangkan pertumbuhan kredit diperkirakan mencapai 9-16%.
Baca Juga
Bank Mega Syariah Bidik Pertumbuhan Pembiayaan 10% di Tahun Ini
“Kami mempertahankan rekomendasi overweight empat saham bank papan atas dengan pilihan teratas saham BBCA. Hal ini didukung ilikuiditas yang kuat, rasio CASA yang baik, dan potensi pertumbuhan laba tetap kuat,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas Naura Reyhan Muchlis dan Victor Stefano dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, Selasa (27/2/2024).
Kedua analis tersebut menyebutkan bahwa empat bank besar menunjukkan penurunan NIM sebesar 29 bps pada kuartal IV-2023, dibandingkan kuartal III-2024. Penurunan dipicu atas peningkatan biaya dana berkisar 14 bps. Peningkatan biaya dana ini diperkirakan tetap berlanjut pada kuartal I tahun ini, seiring dengan kenaikan biaya dana. Sedangkan penurunan diharapkan mulai terjadi pada semester II tahun ini.
Baca Juga
Net Sell Rp 846,17 Miliar, Asing Kembali Lepas Saham Bank Ini
Sedangkan berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam empat hari transaksi terakhir terlihat penurunan saham emiten bank papan atas tersebut. Tak hanya itu, pemodal asing terlihat mulai merealisasikan keuntungan dengan melepas sebagian saham setelah mencapai level tertinggi baru sepanjang masa.
Prospek Saham Bank
Sumber: BRI Danareksa Sekuritas

