IHSG Ditutup BerbaliK Terkoreksi, Saham BRPT dan PTRO Tetap ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (6/12/2023), akhirnya ditutup berbalik melemah 13,46 poin (0,19%) menjadi 7.087,40. Padahal, sesi I sempat menguat 26,59 poin (0,37%) menjadi 7.127,45.
IHSG bergerak dalam rentang 7.085,81-7.140,16 sepanjang hari dengan nilai transaksi sebanyak Rp 11,82 triliun.
Baca Juga
Kekayaan Prajogo Melesat Jadi US$ 51 Miliar Didukung Lompatan Saham Ini
Pelemahan IHSG dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor sektor teknologi 2,99%, sektor property 1,36%, sektor industry 0,66%, sektor keuangan 0,73%, dan sektor transportasi 0,49%.
Sebaliknya penguatan melanda beberapa sektor saham, yaitu saham sektor material dasar 2,78%, sektor infratruktur 2,83%, dan sektor kesehatan 0,39%.
Meski IHSG terkoreksi, kedua saham ini cetak penguatan hingga auto reject atas (ARA) PT Barito Pacifik Tbk (BRPT) melesat Rp 260 (24,76%) menjadi Rp 1.310 dan PT Petrosea Tbk (PTRO) naik Rp 800 (15,24%) menjadi Rp 6.050.
Baca Juga
Melihat Prospek 2024, Sekuritas Ini Revisi Naik Target Saham Jasa Marga (JSMR)
Penguatan juga mmelanda saham PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) naik Rp 61 (13,44%) menjadi Rp 515, PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR) naik Rp 19 (11,88%) menjadi Rp 179, dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) naik Rp 310 (9,78%) ke level tertinggi baru Rp 3.480.
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda saham, PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI), PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM), PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT), PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP), dan PT Pharos Tbk (PEHA).

