Bansos Lambungkan Emiten Konsumer, Simak Target Harga 5 Saham Konsumer Ini
JAKARTA, investortrust.id – Bantuan sosial (Bansos) pemerintah akan menjadi penolong emiten sektor consumer tetap lanjutkan pertumbuhan kuat tahun ini. Pertumbuhan juga didukung kampanye politik yang bisa berdampak positif terhadap konsumsi.
Selain faktor tersebut emiten consumer didukung sentiment positif penurunan dan stabilnya harga bahan baku. Emiten ini juga didukung kehadiran sejumlah produk baru.
Baca Juga
Laut Merah Bisa Naikkan Biaya Ekspor Mayora (MYOR), Bagaimana Sahamnya?
Analis Trimegah Sekuritas Heribertus Ariando dan Ignatius Samon mengatakan, pemerintah baru-baru ini telah mengumuman sejumlah program bantuan pemerintah yang dikucurkan mulai kuartal I tahun ini, seperti program PKH, kartu sembako, BLT dana desa, kartu prakerja, program Indonesia pintar, dan kartu Indonesia pintar.
Berdasarkan data, Trimegah Sekuritas menyebutkan, pemerintah telah menaikkan alokasi protensi masyarakat sebanyak 12% menjadi Rp 479 triliun tahun ini atau hampir sama dengan realisasi tahun 2020 senilai Rp 498 triliun. ALokasi terbesar untuk program PKH dan kartu sembako berkisar Rp 81,2 triliun.
Baca Juga
Momentum Pertumbuhan Berlanjut, Target Harga Saham BBCA Direvisi Naik
“Kami memperkirakan peningkatan pencairan bantuan sosial pesat pada kuartal I 2024 ini. Hal ini diharapkan menjadikan sentiment positif terhadap saham emiten konsumer,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, hari ini.
Sentimen positif peningkatan program sosial yang digelontorkan pemerintah akan berimbas positif terhadap pergerakan harga saham emiten konsumer tahun ini. Sedangkan saham pilihan teratas untuk sektor in adalah saham MYOR, ICBP, HMSP, GGRM, dan MIDI.
Target Harga Saham Konsumer

