Israel Dikabarkan Serang Balik Iran, Pasar Saham Dunia Langsung Melorot, Saham Bank Lokal Anjlok
JAKARTA, investortrust.id – Saluran berita resmi Iran, Iran FARS, melaporkan terlah terdengar tiga ledakan di dekat pangkalan militer jet tempur bagian barat kota Isfahan, Iran. Kabar tersebut langsung diresposin pasar saham global dengan penurunan indeks harga saham.
Meski demikian penyebab ledakan belum diketahui. Namun ledakan tersebut muncul beberapa jam setelah Menteri Luar Negari Iran Hossein Amir Abdollahian mengatakan kepada CNN bahwa jika Israel mengambil tindakan militer lebih lanjut terhadap Iran, Iran akan mengambil tindakan maksimum.
Baca Juga
Berita tersebut membuat indeks bursa global berguguran, bakhan Dow Futures sampai anjlok lebih dari 500 poin (1,2%), Nasdaq Future terhempas 290 poin (1,62%), dan S&P500 Futures anjlok lebih dari 66 poin (1,31%.
Kabar mendadak tersebut langsung berimbas terhadap lompatan harga minyak sebesar 3,63% menjadi US$ 86 per barel. Harga emas langsung melesat ke level US$ 2.406 per ounce. Sedangkan aset kripto langsung anjlok setelah sempat mencatatkan penguatan pada pagi tadi.
Sedangkan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) langsung anjlok lebihb dari 120 poin (1,71%) menjadi 7.038 pada perdagangan Jumat (19/4/2024) hingga pukul 10.00 WIB.
Baca Juga
Seluruh sektor saham catatkan penurunan, seperti saham sektor consumer primer turun 2,45%, sektor teknolgi 2,55%, sektor infrastruktur 2,49%,sektor keuangan anjlok 1,81%, sektor material dasar 1,24%, dan sektor consumer non primer 1,30%.
Begitu juga dengan empat saham papan atas di BEI langsung anjlok, seperti saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 1,32% menjadi Rp 9,350, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) terhempas 3,65% menjadi Rp 5.275, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 1,47% menjadi Rp 6.675, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melemah 1,89% menjadi Rp 5.200.

