Saham JAWA, MPRO, SKLT, dan PDES Ditutup ARA Saat IHSG Anjlok 54 Poin
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/10/2023), ditutup anjlok sebanyak 54,31 poin (0,78%) ke level 6.886,58. Penurunan penutupan tersebut cenderung menyempit, jika dilihat pergerakan intradat sempat anjlok lebih dari 100 poin.
Penutupan indeks tersebut merupakan yang terendah sejak 22 Agustus 2023. Sedangkan IHSG bergerak dalam rentang 6.839,86-6.943,27 dengan nilai transaksi hampir Rp 11 triliun.
Baca Juga
Investasi Jumbo dan Kenaikan Harga Pulp, Begini Prediksi Saham Indah Kiat (INKP)
Koreksi indeks tersebut sejalan dengan koreksi sebagian besar sektor saham, yaitu sektor material dasar merosot hingga 2,98%, sektor energi mencapai 2,54%, sektor transportasi lebih dari 2,73%, dan sektor industri 1,56%.
Sebaliknya saham sektor keuangan dan kesehatan justru berhasil menguat masing-masing 0,83% dan 0,26%.
Baca Juga
CPO Memang Lesu, Tapi Tiga Saham Ini Masih Dijagokan, Berikut Daftarnya
Saat IHSG anjlok sepanjang hari ini, keempat saham ini justru menguat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) naik Rp 28 (34,57%) menjadi Rp 109.
Penguatan harga hingga ARA juga melanda saham PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) naik Rp 720 (25%) menjadi Rp 3.600, PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (PDES) melesat Rp 94 (24,61%) menjadi Rp 476, dan PT Sekar Laut Tbk (SKLT) melesat Rp 910 (24,86%) menjadi Rp 4.570.
Baca Juga
Adapun daftar saham dengan penurunan paling dalam, yaitu saham PT Victoria Investama Tbk (VICO), PT Victoria Insurance Tbk (VINS), PT Singaraja Putra Tbk (SINI), dan PT Sumer Mas Konstruksi Tbk (SMKM).

