IHSG Ditutup Berbalik Anjlok, Saham INET dan MPRO Terbang hingga ARA
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (3/10/2023), ditutup berbalik turun 20,57 poin (0,30%) menjadi 6.940,89, meski sepanjang hari bergerak di zona hijau. IHSG bergerak dalam rentang 6.940-6.992 dengan nilai transaksi Rp 9,12 triliun.
Pelemahan indeks dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor energi melemah 1,91%, sektor industry turun 1,34%, dan sektor teknologi mencapai 0,73%.
Baca Juga
Laba Medco (MEDC) Semeter I-2023 Turun 60,58%, Terdampak Penurunan AMMN
Sebaliknya penguatan melanda saham sektor property 0,88%, sektor konsumer primer 0,19%, dan sektor kesehatan menguat 0,13%.
Meski IHSG terjerembab, kedua saham ini berhasil melesat hingga auto reject atas (ARA) PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menguat Rp 54 (25%) menjadi Rp 220 dan PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) naik Rp 570 (24,68%) menjadi Rp 2.880.
Baca Juga
Penguatan juga melanda saham saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) naik Rp 19 (27,54%) menjadi Rp 88, PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk (TOOL) naik Rp 15 (25,86%) menjadi Rp 73, dan PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) menguat Rp 14 (20,90%) menjadi Rp 81.
Sebaliknya pelemahan melanda saham berikut, yaitu saham PT Mitra Investindo Tbk (MITI), PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON), PT Venteny Foruna International Tbk (VTNY), PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (WIDI), dan PT Kota Satur Properti Tbk (SATU).

