IHSG Dibuka Stagnan, Saham SKLT, PRIM, dan MPRO Terbang
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (3/10/2023), dibuka stagnan level 6.961,46. Kemudian, pergerakan indeks terlihat cenderung bervariasi dengan penguatan tipis 5 poin hingga pukul 09.10 WIB.
Pergerakan idneks dipengaruhi pelemahan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor energi, sektor industri, dan sektor teknologi. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor konsumer primer, properti, dan keuangan.
Baca Juga
GOTO Private Placement 17,04 Miliar Saham, Bhinneka Holdings Masuk
Meski IHSG bergerak bervariasi, ketiga saham ini torehkan lompatan harga di awal transaksi, seperti PT Sekar Laut Tbk (SKLT) melesat hingga ARA dengan penguatan 24,91% menjadi Rp 3.660, saham PT Royal Prima Tbk (PRIM) melesat 22% menjadi Rp 91, dan saham PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) naik 20% menjadi Rp 2.750.
Sebaliknya pelemahan melanda saham berikut, yaitu saham PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (WIDI), PT Kota Satur Properti Tbk (SATU), dan PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI).
Sebelumnya, BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan IHSG hari ini bergerak mixed dalam rentang support 6.900 dan resisten 6.970. Peluang ini didasarkan rebound IHSG kemarin masih tertahan resisten MA 20 dan masih membentuk pola double top.
Baca Juga
Logisticsplus (LOPI) Gelar Penawaran Saham, Manajemen Sebut Rp 100 Layak Beli
Meski IHSG cenderung mixed, BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham BRPT dengan target pergerakan Rp 1.200 – 1.525, saham ACES dengan target pergerakan Rp 710 – 860, dan SRTG dengan target pergerakan Rp 1.675 – 1.990.
Sedangkan ketiga saham ini direkomendasikan jual oleh BRI Danareksa Sekuritas dalam transaksi hari ini, seiring dengan potensi penurunan lebih lanjut. Ketiga saham tersebut adalah saham INCO dengan kisaran pergerakan Rp 5.300 – 5.925, ANTM dengan perkiraan pergerakan Rp 1.770 – 1.950, dan TBIG dengan kisaran pergerakan Rp 1.915 – 2.080.

