Perdagangan Saham Maja Agung (SURI) Dibuka Kembali, Pantau Pergerakan Harganya
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali (unsuspend) perdagangan saham PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI) mulai sesi I, Rabu (7/2/20224).
Kemarin, perdagangan saham SURI dilakukan dihentikan sementara dalam rangka cooling down setelah harga melesat lebih dari 320% terhitung sejak akhir tahun hingga perdagangan Senin (5/2/2024).
Baca Juga
“Suspensi perdagangan saham SURI di pasar regular dan pasar tunai dibuka kembali mulai perdagangan sesi I pada 7 Februari 2024,” tulis Kepala Divisi Pengaewasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari A dalam dikutip hari ini.
Berdasarkan data BEI, saham SURI telah melesat dari level penutupan akhir tahun 2023 Rp 164 menjadi Rp 690 pada penutupan perdagangan saham kemarin atau telah melesat 320,73%.
SURI merupakan produsen sarung tangan latex yang berdiri sejak 1988 ini resmi mencatatkan saham perdana di BEI pada 7 Desember 2028. Saat itu, perseroan melepas sebanyak 1,26 miliar saham atau sebesar 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. SURI mematok di harga atas atau sebesar Rp170 per saham.
Baca Juga
Daftar 10 Saham Tercuan Pekan Ini, Dipimpin SURI hingga RIGS
Dana yang berhasil dihimpun dari aksi korporasi ini senilai Rp215,36 miliar. Rencananya dana tersebut akan menggunakan sekitar 49,45% dari dana hasil IPO untuk belanja modal dengan rincian sekitar 20,26% akan digunakan untuk pengembangan bangunan gudang, pabrik, dan kantor di Sumatera Utara.
SURI merupakan perusahaan yang dikendalikan Hansen Jap dengan kepemilikan sebanyak 79,997% dan sisanya dikuasai pemodal public sebanyak 20%.

