Saham Maja Agung (SURI) Berpotensi Bangkit, Terdorong Faktor Ini
JAKARTA, investortrust.id – Harga saham PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI) berpotensi bangkit setelah terhenti di level Rp 50 per saham. Kebangkitan didukung kenaikan harga jual karet dunia bersamaan dengan Pembangunan fasilitas produksi baru.
Berdasarkan data perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), saham SURI telah melemah lebih dari 46% menjadi Rp 50 per saham dalam sebulan terakhir. Penurunan harga ini dinilai tidak mencerminkan prospek pertumbuhan kinerja perseroan.
Baca Juga
Listing Perdana Saham, Maja Agung (SURI) Bidik Pendapatan Rp 100 Miliar
Seorang sumber menyebutkan bahwa penurunan harga tersebut dipengaruhi atas adanya PKPU yang diajukan dua kreditur. Namun perseroan memastikan kesanggupan untuk membayar utang tersebut. Selain itu, nilai PKPU tersebut tergolong kecil dan tidak berdampak signifikan terhadap kondisi keuangan perseroan.
“Melihat kondisi tersebut di tengah berlanjutnya ekspansi perseoran dan kecenderungan harga komoditas karet tinggi, makan saham SURI berpotensi berbalik menguat ke level Rp 70 dalam waktu dekat,” tulisnya di Jakarta, hari ini.
Baca Juga
Saham Maja Agung (SURI) Melesat 320%, Manajemen Ungkap Fakta Ini
Selain itu, dia mengatakan, secara kinerja keuangan, SURI membukukan lompatan pendapatan dari Rp 49.43 miliar menjadi Rp 75,74 miliar hingga kuartal III-2024. Sebaliknya laba usaha turun dari Rp 3,09 miliar menjadi Rp 2,51 miliar.
Perseroan juga masih berhasil mencatatkan raihan laba bersih Rp 714,99 juta hingga September 2024, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 1,08 triliun. Sedangkan laba per saham turun dari Rp 0,23 menjadi Rp 0,15 per saham.
Grafik Saham SURI

