Listing Perdana Saham, Maja Agung (SURI) Bidik Pendapatan Rp 100 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Produsen sarung tangan PT Maja Agung Latexindo (SURI) menargetkan peningkatan pendapatan menjadi Rp 100 miliar sampai akhir 2023, dibandingkan realisasi tahun lalu Rp 93,32 miliar. Kenaikan target tersebut didukung peluasan pasar ekspor ke Eropa.
Hingga Mei 2023, pereroan baru mencapatkan penjualan bersih Rp 9,08 miliar, dibandingkan periode sama tahu lalu Rp 67,83 miliar. Perseroan juga berbalik rugi bersih Rp 5,91 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu dengan laba bersih Rp 11,25 miliar.
Baca Juga
Resmi Melantai, Saham Produsen Sarung Tangan (SURI) Stagnan Rp 170
“Target pendapatan tahun inimudah-mudahan bisa menembus angka Rp 100 miliar. Pendapatan juga ditargetkan lanjutkan pertumbuhan sekitar 30% untuk tahun depan,” ujar Marketing Director SURIEngel Stefan usai seremoni pencatatan perdana saham SURI di Jakarta, Kamis, (7/12/2023).
Dia menambahkan, perseroan membidik peningkatan pendapatan hingga 100%dalam lima tahun ke depan atau pada 2028. “Penjualan difokuskan ke pasar ekspor, khususnya ke Amerika Serikat, karena selama 35 tahun (Maja Agung) memang membidik pasar Amerika,” pungkasnya.
Selain Amerika Serikat, dia mengatakan, perseroan merambah pasar Eropa. Menurutnya, jenis sarung tangan yang diminati konsumen di Benua Biru ini adalah green economics. Hal ini mendorong perseroan mulai shifting teknologi ke mesin produksi menggunakan biomassa. “Tadinya kami pakai boiler batubara, sekarang menggunakan cangkang kelapa sawit,” bebernya.
Meski demikian, perseroan tidak serta-merta bisa memasarkan produk ke negara tersebut akibat adanya perbedaan standard di Eropa Barat dan Eropa Timur.“Kami sudah mendapatkan FDA certification by US standard. Tapi Eropa memiliki standard berbeda. Kami akan terus update setiap kebijakan dari standard di setiap negara tujuan pasar perseroan,” terangnya.
Baca Juga
Saham Emiten Prajogo Kembali Melesat, BRPT Masuk Jajaran Top 10 Market Cap BEI
Produsen sarung tangan milik Group Shamrock (SURI) ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (7/12/2023). Perseroan menjadi emiten ke-79 yang tercatat di BEI sepanjang tahun 2023. Jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 1,26 miliar lembar atau sebesar 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan pasca initial public offering (IPO) saham.
Saham perdana SURI ditetapkan Rp 170 dengan harga nominal Rp 20 per saham, sehingga total dana yang diraup dari aksi korporasi ini mencapai IPO sebesar 215,36 miliar. Adapun pada perdagangan saham, saham SURI sempat menyentuh rekor tertinggi intraday Rp 190, namun kemudian sahamnya bergerak stagnan di level Rp 170. (CR-5)

