Laba Indah Kiat (INKP) Terjun 52%, Tapi Pemulihan Mulai Tampak
JAKARTA, investortrust.id – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) membukukan penurunan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 52,01% menjadi US$ 411,46 juta pada 2023, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya US$ 457,51 juta.
Manajemen INKP dalam rilis laporan kinerja keuangan di Jakarta, kemarin, diungkapkan penurunan dipicu atas pelemahan penjualan bersih perseroan dari US$ 4 miliar menjadi US$ 3,47 miliar. Sedangkan beban pokok penjualan hanya turun tipis dari US$ 2,41 miliar menjadi US$ 2,34 miliar. Alhasil laba bruto turun dari US$ 1,58 miliar menjadi US$ 1,13 miliar.
Baca Juga
Gelontorkan Dana Jumbo, Indah Kiat (INKP) Tambah Saham Anak Usaha Ini
Indah Kiat (INK) berhasil menekan beban usaha dari US$ 451,85 juta menjadi US$ 344,31 juta. Namun penurunan tersebut belum mampu untuk menahan penurunan laba usaha menjadi US$ 787,72 juta, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya US$ 1,13 miliar.
Meski mencatatkan penurunan laba yang diatribusikan, Indah Kiat (INKP) berhasil mengerek naik kas dan setara kas perseroan menjadi US$ 1,4 miliar pada 2023, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya US$ 1,26 miliar.
Sementara itu, Stockbit Sekuritas dalam riset hariannya menyebutkan bahwa meskipun laba bersih perusahaan yang masuk dalam grup Sinarmas ini turun sepanjang 2023, Indah Kiat (INKP) mulai menunjukkan pemulihan yang didukung peningkatan kinerja perseroan pada kuartal akhir tahun 2023. Pemulihan didukung peningkatan rata-rata harga jual pulp global.
Baca Juga
Gara-gara Pengumuman Suzano, Saham Indah Kiat (INKP) Melesat, Kok Bisa?
“Harga pulp global mulai mengalami kenaikan ke level US$ 600 per ton didorong restocking persediaan sejumlah perusahaan kertas dan tisu. Namun demikian kenaikan harga diprediksi tak pesat dengan perkiraan berada dalam kisaran US$ 570-630 per ton,” tulis riset tersebut.
Stockbit Sekuritas juga menambahkan bahwa valuasi saham INKP saaat ini berada pada level atraktif. Saat ini, saham INKP diperdagangan dengan ratio PE sekitar 5,43 kali.

