IHSG Sepekan Turun 1,49%, Namun Asing Justru Gencar Borong Saham
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sepekan ditutup terkoreksi 1,49% dari 7.350,619 menjadi 7.241,138. Penurunan tersebut memicu koreksi kapitalisasi pasar sebesar 3,63% dari Rp 11.780,02 triliun menjadi Rp 11.352,54 triliun.
Pemicu utama penurunan IHSG berasal dari saham-saham emiten Prajogo Pangestu yang mencatatkan penurunan dalam sepekan ini. Terdalam dicatatkan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), kemudian saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT).
Meski IHSG mencatatkan penurunan, pemodal asing justru kian gencar memborong saham dengan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 6,07 triliun dalam dua pekan terakhir. Hampir setiap hari terjadi net buy dengan aksi beli saham-saham bank papan atas.
Baca Juga
Pengendali Ini Borong 6,95% Saham Esta Multi (ESTA), Ada Apa?
PJS Corporate Secretary BEI Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan, BEI juga mencatatkan peningkatan rata-rata nilai transaksi harian saham 17,20% menjadi Rp 9,78 triliun dari 8,34 triliun pada sepekan yang lalu. Peningkatan turut terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian saham sebesar 5,23% menjadi 1.214.622 kali transaksi dari 1.154.208 kali transaksi pada sepekan lalu.
BEI keadatangan pencatatan baru obligasi dan sukuk dengan nilai Rp 3,56 triliun. Emisi tersebut berasal dari dua emiten, sehingga total outstanding meningkat menjadi Rp 459,35 triliun dan US$ 32,362 juta.
Sedangkan Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 186 seri dengan nilai Rp 5.726,74 triliun dan US$ 502,10 juta. Nilai efgek beragun aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp 3,25 triliun.
Baca Juga
Mantan Menkeu Agus Martowardojo Borong 169,58 Juta Saham GOTO, Harganya Segini
Adapun pencatatan saham baru atau emiten pendatang baru mencapai empat saham pekan ini, yaitu PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS), PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE), PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA), dan PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE).
Emiten pendatang baru lainnya adalah PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk (ACRO) dan PT Manggung Polahraya Tbk (MANG). ACRO yang bergerak pada sektor barang konsumen non primer ini menjadi emiten ke-6 dan MANG menjadi emiten ke-7 yang listing di BEI tahun ini.

