BEI Catat Net Sell Rp 228 Miliar, Namun Asing Tetap Gencar Koleksi Saham BMRI dan BBNI
JAKARTA, Investortrust.id – Pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 228,09 miliar di seluruh pasar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (27/9/2023), menguat 14,03 36 poin (0,20%) menjadi 6.937,83.
Net sell terbanyak melanda ketiga saham berikut, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 320,36 miliar, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 150,29 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 106,35 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 56,58 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 31,27 miliar.
Baca Juga
Cermati Data Tiongkok dan Australia, Mayoritas Pasar Asia Menguat
Sebaliknya kelima saham ini sukses mencatatkan pembelian bersih (net buy) oleh pemodal asing, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 158,71 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 116,70 miliar, PT Medco Energi Internasional Tbk (ENRG) Rp 56,13 miliar, PT Merdeka Battery Minerals Tbk (MBMA) Rp 43,48 miliar, dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 38,42 miliar.
Terkait penguatan IHSG hari ini didukung penguatan beberapa sektor saham, khususnya saham sektor energi melesat 1,53% sejalan dengan kenaikan harga minyak. Kenaikan juga melanda saham sektor material dasar 0,64%, sektor properti 0,78%, sektor keuangan 0,42%, sektor transportasi 0,45%, dan sektor infrastruktur 0,42%.
Kondisi berbeda dicatatkan ketiga sektor saham berikut dengan penurunan terbesar melanda kedua sektor saham ini kesehatan 0,98% dan konsumer non primer uturun 0,50%%.
Baca Juga
Saat IHSG naik, saham berikut berhasil menorehkan lompatan harga paling besar, yaitu saham PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) naik sampai auto reject atas (ARA) Rp 310 (24,90%) menjadi Rp 1.555.
Penguatan juga melanda saham PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) Rp 41 (22,40%) menjadi Rp 224, PT Acset Indonusa Tbk (ACST) menguat Rp 28 (15,38%) menjadi Rp 210, PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) naik Rp 26 (13,68%) menjadi Rp 216, dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) naik Rp 8 (11,27%) menjadi Rp 79.

