Seiring Kejatuhan Bursa Regional, IHSG Terjun Lebih dari 100 Poin
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (26/10/2023), anjlok lebih dari 100 poin hingga pukul 10.30 WIB. Penurunan indeks sejalan dengan anjloknya sejumlah bursa saham Asia.
Berdasarkan data perdagangan saham BEI, IHSG telah turun mencapai 105 poin (1,51%) menjadi 6.730 hingga pukul 10.30 WIB. Penurunan tersebut sejalan dengan kejatuhan bursa Wall Street semalam, khususnya indeks Nasdaq.
Baca Juga
Imbal Hasil Treasury 10-tahun Naik Lagi Dekati 5%, FFR Diperkirakan Tidak Berubah
Selain IHSG, penurunan dalam juga melanda indeks Nikkei hingga 669 poin, Hang Seng turun 138 poin, Strait Times anjlok lebih dari 15 poin.
Penurunan indeks diperparah kejatuhan seluruh sektor saham dengan penurunan terdalam melanda saham sektor keuangan, sektor infrastruktur, konsumer primer, teknologi, konsumer non primer, energi, dan material dasar.
Baca Juga
PPN Pembelian Properti Dibebaskan, CTRA dan PWON Paling Diuntungkan
Meski IHSG terjerembab dalam, saham dengan penguatan pesat tetap saja ada, yaitu saham PT Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN) melesat 26% menjadi Rp 210, PT Prima Cakrawala Abadi Tbk (PCAR) menguat 28% menjadi Rp 85, dan PT Foromosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) melesat 25% menjadi Rp 185.
Penurunan indeks juga dipengaruhi atas pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) berkisar Rp 15.931.

