IHSG Sesi I Terjun 1,41% Dipicu Kejatuhan Seluruh Sektor Saham, Saham FUJI dan LABA Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (19/6/2025), terjun sebanyak 99,97 poin (1,41%) menjadi 7.007, bahkan intraday sempat menyentuh 6.990. Nilai transaksi saham mencapai Rp 6,92 triliun.
Penurunan tersebut dipicu kejatuhan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar turun 2,47%, sektor energi 1,55%, sektor transportasi 3,10%, sektor keuangan 1,50%, dan sektor property 1,95%.
Baca Juga
Terbuka Peluang IHSG kembali Jatuh ke Bawah 7.000, Simak 12 Saham Rekomendasi Mirae Asset
Meski IHSG terjungkal, lima saham ini tetap perkasa, yaitu PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) naik 24,18% menjadi Rp 452, PT Green Power Group Tbk (LABA) naik 20,25% menjadi Rp 196, PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) naik 16,67% menjadi Rp 70, PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) naik 14,65% menjadi Rp 1.800, dan PTSLJ Global Tbk (SULI) naik 13,40% menjadi Rp 110.
Sebaliknya penurunan tajam melanda saham OBAT turun 15% menjadi Rp 443, CBUT turun 14,97% menjadi Rp 1.250, MBSS melemah 14,89% menjadi Rp 2.000, IOTF jatuh 14,85% menjadi Rp 172, dan KOPI melemah 12,24% menjadi Rp 430.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 48,06 poin (0,67%) menjadi 7.107 dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 649,39 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBCA dan AMMN.
Baca Juga
Ketegangan Geopolitik Tak Goyahkan Bitcoin, Investor Pantau Sinyal Positif
Pelemahan tersebut dipicu atas penurunan mayoritas sektor saham, seperti sektor consumer primer 1,29%, sektor teknologi 1,21%, sektor keuangan 0,84%, sektor consumer non primer 0,60%, dan sektor infrastruktur 0,28%. Sebaliknya kenaikan hanya melanda saham sektor property dan industry.
Meski IHSG melemah, empat saham cetak kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) naik 34,25% menjadi Rp 98, PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) naik 34,07% menjadi Rp 244, PT Haloni Jane Tbk (HALO) menguat 33,85% menjadi Rp 87, dan saham PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk (MKAP) menguat 24,59% menjadi Rp 304.

