IHSG Terjun 2,19% Terseret Pasar Asia dan Kejatuhan Saham Prajogo Pangestu
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/4/2026), ditutup jatuh sebanyak 157,66 poin (2,19%) menjadi 7.026 jelang libur peringatan Jumat Agung. Kejatuhan indeks terkena hantaman seluruh saham emiten Prajogo Pangestu.
IHSG bergerak dalam rentang 7.019-7.184 dengan nilai transaksi turun menjadi Rp 11,80 triliun. Penurunan indeks ini juga sejalan dengan kejatuhan seluruh pasar saham Asia, seperti Nikkei, Hang Seng, Kospi, hingga Strait Times.
Baca Juga
OJK Akan Luncurkan ETF Emas 27 April 2026, Tarik Investor Ritel
Secara sectoral, kejatuhan indeks tertekan pelemahan saham sektor material dasar 4,86%, sektor infrastruktur 3,96%, sektor energi 2,94%, sektor teknologi 2,07%, sektor property 1,57%, dan sektor keuangan 0,72%. Sebaliknya saham sektor consumer primer masih berhasil naik 0,45%.
Tekanan indeks juga datang dari penurunan beberapa saham big cap, seperti BREN, DCII, TPIA, BRPT, AMMN, MORA, CUAN, BYAN, ITMG, hingga PANI dan CBDK.
Meski IHSG anjlok, beberapa saham ini justru catatkan kenaikan pesat dengan dua saham auto reject atas (ARA), seperti ALKA naik 24,83% menjadi Rp 905 dan MSIN naik 24,63% menjadi Rp 835. Kenaikan juga melanda saham BEER sebanyak 21,71% menjadi Rp 157, YPAS menguat 20,35% menjadi Rp 1.390, dan ASPR menguat 14,78% menjadi Rp 264.
Baca Juga
Gestur Bangga Prabowo pada Sugianto, PMI yang Selamatkan 7 Lansia dari Kebakaran di Korsel
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 136,22 poin (1,93%) menjadi 7.184,44. Sebaliknya investor asing juga mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 165,50 miliar. Terbanyak melanda saham BMRI senilai Rp 374,03 miliar, BBRI mencapai Rp 318,21 miliar, dan BBNI Rp 135,12 miliar.
Kenaikan tersebut ditopang lompatan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor industry melesat 6,11%, consumer primer 5,22%, material dasar 3,55%, sektor infrastruktur 3,01%, dan energi 2,11%. Adapun satu-satunya saham yang melemah 0,20%.
