Sekuritas Ini Sebut Kinerja Indosat (ISAT) Lampaui Target, Bagaimana Sahamnya?
JAKARTA, investortrust.id – Realisasi pertumbuhan kinerja keuangan PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) sepanjang 2023 telah melampaui target yang ditetapkan. Lompatan tersebut didukung kenaikan rata-rata ARPU bersamaan dengan berlanjutnya efisiensi.
Peluang pertumbuhan tersebut diprediksi beralnjut tahun ini didukung berlanjutnya ekspansi. Apalagi perseroan tengah gencar membidik perluasan jaringan ke daerah pedesaan.
Baca Juga
Transformasi ke Tech Company, Indosat (ISAT) Siapkan Hal Ini
Analis Sucor Sekuritas Paulus Jimmy mengatakan, realisasi laba bersih perseroan senilai Rp 4,5 triliun tahun 2023 telah melampaui estimasi Sucor Sekuritas dan consensus analis, meskipun raihan tersebut menunjukkan penurunan sebanyak 5% dari realisasi tahun 2022.
“Perseroan juga berhasil meningkatkan trafik data telekomunikasi yang sejalan dengan pertumbuhan pendapatan. Hal ini mengindikasikan bahwa peseroan mampu untuk memperathankan harga jual paket data,” tulisnya.
Terkait pertumbuhan kinerja keuangan tahun ini, Sucor Sekuritas menyebutkan, diprediksi berlanjut didukung optimism terhadap pertumbuhan pendapatan dan margin EBITDA diperkirakan berada dalam rentang 50%. Pertumbuhan juga akan didukung gencarnya pengembangan broadband dengan target menguasai 10% pasar tahun 2025.
Baca Juga
Berbagai faktor tersebut mendorong Sucor Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham ISAT dengan target harga Rp 11.500. Target tersebut mempertimbangkan kemampuan perseroan menopang pertumbuhan laba dan berlanjutnya ekspansi jaringan setelah ditutaskannya konsolidasi.
Sucor Sekuritas menargetkan kenaikan laba bersih perseroan menjadi Rp 5,12 triliun tahun ini, dibandingkan raihan tahun lalu Rp 4,50 triliun. Pendapatan perseroan juga diprediksi meningkat dari Rp 51,22 triliun menjadi Rp 54,94 triliun.
Tahun lalu, Indosat membukukan kenaikan pendapatan sebanyak 9,6% menjadi Rp 51,22 triliun tahun 2023, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 46,75 triliun. Sedangkan laba bersih turun dari Rp 4,72 triliun menjadi Rp 4,50 triliun hingga akhir 2023.
Baca Juga
Indosat (ISAT) Anggarkan Dana Rp 1,5 Triliun untuk Bangun Jaringan di Indonesia Timur
Manajemen Indosat dalam penjelasan resminya di Jakarta, Rabu (7/2/2024), menyebutkan pertumbuhan kinerja tersebut didukung peningaktan rata-rata ARPU pelanggan perseroan sebanyak 5,3% menjadi Rp 1,7 ribu per pegunggu tahun 2023, meskipun jumlah penggan berkurang 3,4 juta menjadi 98,8 juta.
Peningkatan didukung fokus perseroan mengakuisisi pelanggan yang berkelanjutkan dengan meningkatkan harga kartu SIM baru sejak awal 2023.
Pertumbuhan kinerja tersebut juga didukung peningaktan trafik data yang kuat mencapai 14,8% pada 2023. Hal ini terwujud setelah perusahaan memperluas cakupan jaringan dengan penambahan jumlah BTS 4G menjadi 179 ribu.
Estimasi Kinerja Keuangan ISAT
Sumber: Sucor Sekuritas

