Waspadai Koreksi IHSG, Cek Rekomendasi Saham BBCA, ASSA, ESSA, dan UNVR
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,5% ke 7.094 kemarin, namun perlu diwaspadai adanya potensi koreksi. Untuk perdagangan hari ini, analis teknikal merekomendasikan sejumlah saham layak dicermati investor, yakni Bank Central Asia (BBCA), Adi Sarana Armada (ASSA), Surya Esa Perkasa (ESSA), dan Unilever Indonesia (UNVR).
“IHSG menguat ke 7.094 kemarin dan disertai munculnya volume pembelian. Penguatan indeks telah mengenai target ideal yang kami berikan, waspadai akan adanya koreksi pada IHSG, di mana saat ini diperkirakan berada di akhir wave v dari wave (i) dari wave [iii]. Area koreksi indeks terdekat diperkirakan berada di 6.954-7.029, untuk membentuk wave (ii) dari wave [iii] pada label hitam,” kata Head of Research Retail MNC Sekuritas T Herditya Wicaksana, Jakarta, Selasa (05/12/2023).
Baca Juga
Minyak Jatuh karena Kekhawatiran Permintaan dan Keraguan Komitmen OPEC+
Ia menjelaskan lebih lanjut, level support IHSG adalah 7.011, kemudian 7.022. Sedangkan level resistance berada di 7.130, kemudian 7.160.
Saham-Saham Pilihan
Berikut rincian saham-saham yang direkomendasi MNCS Sekuritas untuk perdagangan saham hari ini, di Bursa Efek Indonesia.
ASSA - Buy on Weakness
Harga saham ASSA menguat 1,6% ke Rp 965 kemarin dengan disertai munculnya volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan oleh moving average 200 hari (MA200). Saat ini, posisi ASSA diperkirakan berada di akhir wave (v) dari wave [i], sehingga rawan terkoreksi terlebih dahulu untuk membentuk wave [ii] dari wave 1. Koreksi ASSA dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on weakness: Rp 850-945
Target price: Rp 1.045, 1.130
Stop loss: di bawah Rp 795.
BBCA - Buy on Weakness
Harga saham BBCA terkoreksi 0,3% ke Rp 8.925 kemarin, dan masih didominasi oleh volume penjualan. Selama masih mampu bergerak di atas Rp 8.850 sebagai stop loss-nya, maka posisi BBCA diperkirakan sedang berada di awal wave iii dari wave (iii).
Buy on weakness: Rp 8.875-8.925
Target price: Rp 9.050, Rp 9.125
Stop loss: di bawah Rp 8.850.
ESSA - Spec Buy
Harga saham ESSA menguat 5,3% ke Rp 600 kemarin dengan disertai peningkatan volume pembelian, dan penguatan pun mampu menembus MA20. Selama ESSA masih mampu bergerak di atas Rp 550 sebagai stop loss-nya, maka posisi ESSA diperkirakan sedang berada di awal wave [c] dari wave Y.
Spec buy: Rp 570-590
Target price: Rp 660, Rp 725
Stop loss: di bawah Rp 550.
Baca Juga
IHSG Ditutup Melesat, Saham RONY, GJTL, EDGE, dan DCII Cuan Besar
UNVR - Buy on Weakness
Harga saham UNVR terkoreksi ke Rp 3.630 kemarin dengan disertai peningkatan volume penjualan, namun koreksinya masih tertahan oleh MA20. Saat ini, diperkirakan UNVR berada pada bagian dari wave [ii] dari wave 1 dari wave (C), sehingga masih rawan terkoreksi terlebih dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on weakness: Rp 3.470-3.590
Target price: Rp 3.700, Rp 3.840
Stop loss: di bawah Rp 3.410.
(Disclaimer on)

