Waspadai Koreksi IHSG, Cek Rekomendasi Saham JSMR, AMRT, ELSA, dan GGRM
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,4% ke 6.834 kemarin dan masih didominasi oleh volume pembelian. Namun, perlu diwaspadai akan koreksi IHSG ke depan. Sedangkan untuk perdagangan hari ini, analis teknikal merekomendasikan sejumlah saham layak dicermati investor, yakni Jasa Marga (JSMR), Sumber Alfaria Trijaya (AMRT), Elnusa (ELSA), dan Gudang Garam (GGRM).
“Indeks menguat ke 6.834 dan masih didominasi oleh volume pembelian, pergerakannya pun masih berada di atas MA200. Namun, waspadai akan koreksi IHSG ke depan, diperkirakan IHSG menguji ke rentang 6.792-6.825 terlebih dahulu. Cermati, apabila break 6.711, maka IHSG akan mengarah ke 6.666-6.676 untuk menyelesaikan wave c dari wave (ii),” kata Head of Research Retail MNC Sekuritas T Herditya Wicaksana, Jakarta, Kamis (26/10/2023).
Baca Juga
Emas Antam Naik Lagi Rp 4 Ribu per Gram, Ini Rincian Harganya
Ia menjelaskan lebih lanjut, level support IHSG adalah 6.711, kemudian 6.622. Sedangkan resistance berada di 6.901, kemudian 6.987.
Saham-Saham Pilihan
Berikut rincian saham-saham yang direkomendasi MNCS Sekuritas untuk perdagangan saham hari ini di Bursa Efek Indonesia.
AMRT - Buy on Weakness
Harga saham AMRT menguat 3,5% ke Rp 2.920 kemarin disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, penguatan AMRT pun mampu menembus MA60. Diperkirakan, posisi AMRT saat ini berada di awal wave 3, sehingga masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on weakness: Rp 2.830-2.890
Target price: Rp 3.000, Rp 3.080
Stop loss: di bawah Rp 2.810
ELSA - Buy on Weakness
Harga saham ELSA menguat 2,5% ke Rp 418 kemarin disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama ELSA masih berada di atas Rp 398 sebagai stop loss-nya, maka posisinya saat ini diperkirakan berada di awal wave [iii] dari wave 5.
Buy on weakness: Rp 410-418
Target price: Rp 438, Rp 454
Stop loss: di bawah Rp 398
Baca Juga
Saham 'Big Tech’ Tekan Wall Street, S&P 500 Terjerembab di Bawah 4.200
GGRM - Buy on Weakness
Harga saham GGRM menguat 1,2% ke Rp 24.975 kemarin disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, namun penguatan GGRM masih tertahan oleh cluster MA20 dan MA200. Selama masih mampu bergerak di atas Rp 24.200 sebagai stop loss-nya, maka posisi GGRM sedang berada di awal wave v dari wave (i) dari wave [c].
Buy on weakness: Rp 24.450-24.900
Target price: Rp 26.250, Rp 27.000
Stop loss: di bawah Rp 24.200
JSMR - Buy on Weakness
Harga saham JSMR menguat 1,9% ke Rp 4.380 kemarin disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Diperkirakan, posisi JSMR saat ini sedang berada di awal wave (iii) dari wave [c] dari wave 5 pada label hitam, sehingga JSMR masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on weakness: Rp 4.280-4.340
Target price: Rp 4.560, Rp 4.800
Stop loss: di bawah Rp 4.240
(Disclaimer on)

