IHSG Rawan Koreksi, Cek Rekomendasi Saham BBCA, ARNA, ASSA, dan BEST
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) terkoreksi 0,91% ke 7.283 kemarin dan diperkirakan masih rawan koreksi. Untuk perdagangan hari ini, analis teknikal merekomendasikan sejumlah saham layak dicermati investor, yakni Bank Central Asia (BBCA), Arwana Citramulia (ARNA), Adi Sarana Armada (ASSA), dan Bekasi Fajar Industrial Estate (BEST).
“IHSG terkoreksi ke 7.283 dan masih didominasi volume penjualan, koreksinya pun sudah mengenai target terdekat yang kami berikan di 7.292. Saat ini, posisi IHSG diperkirakan berada di awal wave (ii) sehingga IHSG masih rawan melanjutkan koreksi untuk menguji area support 7.245. Apabila support tersebut tertembus, maka selanjutnya IHSG akan mengarah ke 7.223 hingga 7.173,” kata Head of Research Retail MNC Sekuritas T Herditya Wicaksana, Jakarta, Selasa (09/01/2024).
Baca Juga
Jelang Rilis Data Inflasi AS, Emas Turun ke Level Terendah dalam Tiga Pekan
Ia menjelaskan lebih lanjut, level support IHSG adalah7.275, kemudian7,245. Sedangkan resistance berada di 7.403, kemudian 7.877.
Saham-Saham Pilihan
Berikut rincian saham-saham yang direkomendasi MNCS Sekuritas untuk perdagangan saham hari ini, di Bursa Efek Indonesia.
ARNA - Buy on Weakness
Harga saham ARNA menguat 3,73% ke Rp 695 kemarin,
disertai dengan munculnya volume pembelian. Pada timeframe weekly, selama masih mampu berada di atas Rp 630 sebagai stop loss-nya, maka posisi ARNA saat ini diperkirakan berada di awal wave [iii] dari wave 1 dari wave (5).
Buy on weakness: Rp 660-680
Target price: Rp 745, Rp 820
Stop loss: di bawah Rp 630 (weekly)
ASSA - Spec Buy
Harga saham ASSA menguat 1,75% ke Rp 870 kemarin,
disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas Rp 855 sebagai stop loss-nya, maka posisi ASSA diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (iii), sehingga ASSA berpeluang melanjutkan penguatannya.
Spec buy: Rp 860-870
Target price: Rp 945, Rp 995
Stop loss: di bawah Rp 855.
BBCA - Accum Buy
Harga saham BBCA terkoreksi ke Rp 9.575 kemarin,
disertai munculnya volume penjualan. Saat ini, diperkirakan posisi BBCA berada di akhir wave i dari wave (iii) pada label hitam, sehingga akan rawan terkoreksi untuk membentuk wave ii. Manfaatkan koreksi BBCA untuk melakukan akumulasi.
Accum buy: Rp 9.150-9.400
Target price: Rp 9.750, Rp 9.900
Stop loss: di bawah Rp 8.975.
Baca Juga
Minyak Mentah AS Terperosok hingga 4% Setelah Arab Saudi Pangkas Harga
BEST - Buy on Weakness
Harga saham BEST menguat 2,14% ke Rp 143 kemarin,
dan masih didominasi oleh volume pembelian. Saat ini, posisi BEST diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave iii dari wave (c) dari wave [iii], sehingga BEST masih berpeluang melanjutkan penguatan.
Buy on weakness: Rp 138-142
Target price: Rp 151, Rp 161
Stop loss: di bawah Rp 131.
(Disclaimer on)

