IHSG Rawan Koreksi, Cek Rekomendasi BBRI, BEST, TLKM, dan ARTO
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) terkoreksi 0,79% ke 6.906 kemarin dan saat ini masih rawan terkoreksi. Untuk perdagangan hari ini, analis teknikal merekomendasikan sejumlah saham layak dicermati investor, yakni Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Telkom Indonesia (TLKM), Bekasi Fajar Industrial Estate (BEST), dan Bank Jago (ARTO).
“IHSG terkoreksi ke 6.906 dan masih didominasi oleh volume penjualan. Saat ini, posisi indeks diperkirakan sedang berada di awal wave iii dari wave (iii), sehingga IHSG masih rawan terkoreksi ke rentang area 6.856-6.893 sekaligus untuk menutup gap,” kata Head of Research Retail MNC Sekuritas T Herditya Wicaksana, Jakarta, Kamis (23/11/2023).
Baca Juga
Ia menjelaskan lebih lanjut, level support IHSG adalah 6.887, kemudian 6.760. Sedangkan resistance berada di 7.020, kemudian 7.040.
Saham-Saham Pilihan
Berikut rincian saham-saham yang direkomendasi MNCS Sekuritas untuk perdagangan saham hari ini, di Bursa Efek Indonesia.
ARTO - Buy on Weakness
Harga saham ARTO terkoreksi 1,72% ke Rp 2.290 kemarin, dan masih didominasi oleh volume penjualan. Selama masih mampu berada di atas Rp 1.930 sebagai stop loss-nya, maka posisi ARTO saat ini berada di awal wave (ii) dari wave [iii], sehingga ARTO masih rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on weakness: Rp 2.040-2.180
Target price: Rp 2.520, Rp 2.760
Stop loss: di bawah Rp 1.930.
Baca Juga
Wall Street Menguat Jelang Thanksgiving, Indeks Dow Jones Melonjak Hampir 200 Poin
BBRI - Buy on Weakness
Harga saham BBRI menguat ke 1,44% ke Rp 5.275 kemarin, disertai munculnya volume pembelian, namun penguatannya belum mampu menembus resistance di Rp 5.300. Saat ini, diperkirakan posisi BBRI berada pada bagian dari wave [ii] dari wave C, sehingga BBRI akan rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on weakness: Rp 5.075-5.175
Target price: Rp 5.375, Rp 5.550
Stop loss: di bawah Rp 5.025.
BEST - Spec Buy
Harga saham BEST terkoreksi 0,72% ke Rp 138 kemarin, dan masih didominasi oleh volume penjualan. Selama masih mampu berada di atas Rp 133 sebagai stop loss-nya, maka posisi BEST diperkirakan sedang berada di wave (ii) dari wave [c], sehingga koreksinya relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Spec buy: Rp 135-138
Target price: Rp 146, Rp 154
Stop loss: di bawah Rp 133.
TLKM - Buy on Weakness
Harga saham TLKM terkoreksi 0,28% ke Rp 3.610 kemarin, dan masih didominasi oleh volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas Rp 3.480 sebagai stop loss-nya, maka posisi TLKM saat ini sedang berada di awal wave [iii] sehingga TLKM masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on weakness: Rp 3.540-3.570
Target price: Rp 3.720, Rp 3.910
Stop loss: di bawah Rp 3.480.
(Disclaimer on)

