Saham Lovina Beach (STRK) Anjlok Dalam Pekan Ini, Dekati Harga IPO
JAKARTA, investortrust.id – PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) tercatat sebagai saham paling jatuh di antara daftar 10 saham dengan penurunan paling dalam pekan ini. Total penurunan saham perusahaan minuman beralkohol tersebut mencapai 53,03%.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) periode perdagangan saham 20-24 November, penurunan saham STRK mencapai 53,03% dari level Rp 264 menjadi Rp 124.
Baca Juga
STRK yang listing perdana di BEI pada 10 Oktober tersebut sempat tercatat sebagai saham dengan penguatan tertinggi setelah mengalami kenaikan hingga auto reject atas (ARA) selama empat hari berturut-turut. Saat itu, saham STRK melambung dari level Rp 100 menjadi Rp 304 atau 204% hanya empat hari perdagangan.
Selain STRK, BEI dalam daftar 10 saham dengan penurunan terdalam mencatat penurunan saham PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM) sebanyak 30,85% dari Rp 94 menjadi Rp 65. Penurunan juga dicatatkan saham PT Leyand International Tbk (LAPD) sebanyak 29,41% dari Rp 17 menjadi Rp 12.
Begitu juga dengan saham PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN) anjlok sebanyak 26,47% dari Rp 34 menjadi Rp 25 dalam sepekan. Saham PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY) jatuh 25,97% dari Rp 308 menjadi Rp 288.
Baca Juga
Asing Cetak Net Buy Rp 1,24 Triliun Sepekan, Saham BBRI hingga GOTO Diborong
Terkait daftar 10 saham dengan penguatan terpesat pekan ini dipimpin saham PT Indointernet Tbk (EDGE) dengan torehan penguatan harga sebanyak 92,55% dari level Rp 4.700-9.050. Bahkan, penguatan saham ini sudah mencapai 132% terhitung sejak stock split 15 November hingga penutupan kemarin.
Saham dengan kenaikan pesat lainnya adalah PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP) sebanyak 58,88% dari level Rp 535 menjadi Rp 850. Berikutnya saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) menguat 54,91% dari Rp 34.600 menjadi Rp 53.600.
Ada juga saham PT Metro Realty Tbk (MTSM) ikut mencatatkan lompatan harga yang memukai dengan kenaikan 50,34% dari Rp 290 menjadi Rp 436. Saham PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) menguat 45,56% dari Rp 169 menjadi Rp 246.
Baca Juga
IHSG Gapai Level Psikologis 7.000, Menguat 0,46% Sepekan Terakhir
Sepanjang pekan ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI berhasil kembali ke level di atas 7.000, tepatnya 7.009,63. Level tersebut menjadi level tertinggi IHSG terhitung sejak 25 September 2023. Pemodal asing juga mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham hingga Rp 1,24 triliun.
Daftar 10 Saham Penurunan Terdalam Sepekan

