Produksi Emas Bumi Minerals (BRMS) Tumbuh 328%, Laba Ikut Terangkat
JAKARTA, investortrust.id – PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) membukukan lompatan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dari US$ 6,48 juta menjadi US$ 10,64 juta hingga September 2023.
Baca Juga
Kinerja Keuangan Bumi Minerals (BRMS) Diprediksi Luar Biasa, Bagaimana Sahamnya?
Kenaikan laba bersih tersebut didukung atas lonjakan pendapatan perseroan sebanyak 340% dari US$ 8,32 juta menjadi US$ 32,74 juta. Laba usaha juga melesat dari US$ 1,57 juta menjadi US$ 5,88 juta.
Dirut BRMS Agus Projosasmito mengatakan, kenakan laba bersih tersebut didukung kenaikan produksi emas sebanyak 328% dari 124 kilo gram menjadi 511 kilog gram. Kenaikan juga didukung pertumbuhan rata-rata harga jual dari US$ 1.805 per oz menjadi US$ 1.914 per oz.
Dia menambahkan, lonjakan volume produksi yang berimbas terhadap kenaikan pendapatan dkdukung atas pengoperasian pabrik emas ke dua dengan kapasitas terus meningkat. “Kami berharap untuk dapat terus meningkatkan produksi emas kami sejalan dengan estimasi pabrik ke-2 mencapai kapasitas penuh pada kuartal IV-2023,” terangnya dalam penjelasan resmi di Jakarta, Senin (30/10/2023).
Baca Juga
Gara-gara Rugi Investasi Saham, Laba Mandiri Service (MAHA) Tinggal Segini
Perseroan melalui anak usahanya, PT Citra Palu Minerals (CPM), sebelumnya telah menyelesaikan konstruksi pabrik emas kedua di Palu dengan kapasitas 4.000 ton bijih emas per hari sejak November 2022. CPM juga mengoperasikan pabrik emas dengan kapaitas 500 ton bijih emas di Palu. Kedua pabrik emas tersebut beroperasi dengan rata-rata pemrosessan 1.500 ton bijih emas per hari sampai September 2023.

