Diborong Investor Asing, Saham GOTO Melesat 12,37% ke Level Rp 109
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melesat sebanyak 12,37% ke level tertinggi baru dalam empat bulan terakhir Rp 109 pada penutupan perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (1/12/2023).
Tak hanya itu, pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham GOTO senilai Rp 147,26 miliar. GOTO merupakan satu dari lima saham dengan net buy terbanyak sepanjang hari ini.
Berdasarkan data BEI, saham GOTO ditutup naik Rp 12 (12,37%) menjadi Rp 109. Harga tersebut menjadi level tertinggi baru terhitung sejak 8 Agustus 2023 atau kurang dari empat bulan terakhir. Penguatan ini menjadikan kapitalisasi (market cap) GOTO melesat menjadi Rp 129,09 triliun.
Baca Juga
Saham ARTO dan GOTO Kompak Melesat, Penguatan bakal Berlanjut?
Tak hanya melesat, GOTO tercatat sebagai saham dengan volume transaksi terbanyak sepanjang hari ini. Sedangkan dari sisi nilai transaksi, GOTO menempati peringkat kedua.
Berkat penguatan tersebut, saham GOTO telah melesat sebanyak 74,19% dari Rp 62 menjadi Rp 108 dalam satu bulan terakhir. Bahkan, penguatan telah mencapai 92,85% dari level terendahnya Rp 56 pada 30 Oktober 2023.
Sebelumnya, Dirut GOTO Patrick Walujo mengatakan, GOTO memfokuskan perbaikan kinerja fundamental dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham. Dengan demikian harga saham GOTO akan terapresiasi ke depan.
Baca Juga
Dia mengatakan, pergerakan harga saham tentu dipengaruhi banyak hal di luar kemampuan manajemen, apakah itu terkati suku bunga, nilai tukar, sentiment pasar terhadap perusahaan teknologi.
“Penurunan harga saham GOTO sajalan dengan koreksi harga saham perusahaan teknologi sejenis di kawasan dalam beberapa tahun ini. Tapi itu bukan alasan bagi kami, tetapi menjadi motivasi bagi perseroan untuk fokus terhadap penguatan kinerja,” terangnya.
Dia menambahkan, perseroan akan terus berinovasi, memberikan produk dan layanan terbaik bagi konsumen, dan semakin efisien. Dengan demikian, nilai saham GOTO dalam jangka panjang akan merefleksikan kinerja perusahaan.
Baca Juga
Sejumlah inisiasi yang sudah diterapkan, terang dia, telah berhasil membawa GOTO lebih profitabilitas hingga kini. Di antaranya, pemotongan biaya drastis yang hasilnya terlihat dari penurunan kerugian dari kuartal ke kuartal.
“Saya punya confidence sangat besar bahwa bisnis ODS dan e-commcerce perseroan akan profitable pada kuartal IV. Cuma beraepa profitnya ini yang masih dihitung,” terangnya.

