Harga Melesat hingga Diborong Investor Asing, Saham GOTO Bottom Reversal?
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berhasil ditutup menguat pada perdagangan Senin 27 Mei 2024. Pemodal asing juga lanjutkan aksi beli saham GOTO.
Penguatan harga tersebut sebagai antisipasi pelaku pasar terhadap pola pembalikan arah (bottom reversal) GOTO setelah mengalami fenomena bottoming. Kemarin, saham GOTO dibuka Rp 66 dan sempat menyentuh level tertinggi harian Rp 72 sebelum akhirnya ditutup naik 6,06% menjadi Rp 70.
Penguatan harga tersebut juga diikuti dengan adanya lonjakan volume yang signifikan. Sebanyak 6,01 miliar saham GOTO ditransaksikan pada Senin. Volume tersebut melonjak 2,4 kali, dibanding akhir perdagangan pekan lalu yang mencapai 2,53 miliar.
Baca Juga
Sejalan dengan kenaikan volume transaksi, investor asing aktif mengakumulasi saham teknologi ini. Net buy mencapai Rp 46 miliar pada awal pekan ini, melanjutkan tren inflows akhir minggu sebelumnya dengan net buy Rp 53 miliar. Berdasarkan data, pemodal asing telah merealisasikan net buy saham GOTO senilai Rp 244 miliar sepanjang Mei 2024 berjalan.
Berdasarkan data BEI, harga saham GOTO juga sudah menguat 10% sepanjang Mei 2024 berjalan atau melesat dari Rp 63 pada penutupan akhir April 2024 menjadi Rp 70 pada penutupan kemarin.
Terkait pergerakan harga saham GOTO ini, analis teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, penguatan harga tersebut sudah sesuai estimasi. Selama harga bisa bertahan di atas Rp 59 sebagai level stop-loss, saham GOTO berpeluang bergerak ke harga Rp 67- Rp 72.
Baca Juga
Ingin Percepat Investasi ODS, Begini Pandangan Analis terkait Prospek GOTO
Perlu diketahui bahwa harga Rp 59 merupakan harga terendah GOTO di sepanjang tahun ini. Sehingga kenaikan yang terjadi diyakini menunjukkan pola harga saham GOTO telah mencapai titik terendah atau bottoming.
Pergerakan cenderung menguat saham GOTO sepanjang bulan ini juga bertepatan dengan momentum adanya rebalancing indeks global seperti MSCI dan FTSE.
Mengacu pada informasi Index Factsheet MSCI Indonesia per 30 April 2024, GOTO merupakan satu-satunya saham teknologi Indonesia yang masuk jajaran top-10 konstituen indeks global tersebut dengan bobot mencapai 2,67% dan Float Adjusted Market Cap atau dikenal dengan kapitalisasi pasar disesuaikan dengan proporsi free-float senilai USD 3,26 miliar.
Dalam waktu dekat, GOTO akan mengadakan agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) & Luar Biasa (RUPSLB) dengan salah satu agenda yang disorot adalah permohonan restu untuk melakukan aksi korporasi berupa pembelian saham kembali (buyback).
Baca Juga
Telkom (TLKM) Sebut Belum Berencana Lepas GOTO, Ini Alasannya
GOTO mengungkapkan rencana buyback saham sebanyak-banyaknya senilai Rp 3,2 triliun atau setara dengan USD 200 juta dengan asumsi kurs Rp 16.000/USD. Adapun pertimbangan melakukan rencana buyback tersebut tidak luput dari fleksibilitas keuangan GOTO di tengah prospek profitabilitas yang semakin positif.
“Pertimbangan utama Perseroan dalam melakukan Pembelian Kembali Saham adalah agar Perseroan dapat memiliki fleksibilitas dan opsi yang lebih baik dalam mengelola modal dan memaksimalkan imbal hasil (return) kepada pemegang saham.” Tulis GOTO dalam dokumen pengumuman resminya.]
Grafik Saham GOTO

