IHSG Sesi I Terkoreksi ke Bawah 7.000, META, MSIN, dan ALKA Melambung
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (21/9/2023), ditutup meelmah 21,8 poin (0,31%) hingga kembali berada di bawah level 7.000, tepatnya 6.898. IHSG bergerak dalam rentang 6.974-7.021.
Pelemahan indeks dipengaruhi atas pelemahan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor energi turun 0,87%, sektor material dasar melemah 0,38%, sektor keuangan 0,73%, dan sektor teknologi 0,48%.
Baca Juga
Laba Tren Melesat, Target Saham Nusantara Sejahtera (CNMA) Kian Menggiurkan
Sebaliknya penguatan hanya melanda kedua sektor saham berikut, yaitu saham sektor konsumer primer 0,99% dan sektor konsumer non primer sebanyak 0,34%.
Saat IHSG melemah, keliam saham berikut catatkan lompatan harga, yaitu saham PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) naik Rp 28 (22,22%) menjadi Rp 154, PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) menguat Rp 460 (18,70%) menjadi Rp 2.920, PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) naik Rp 110 (18,64%) menjadi Rp 700.
Baca Juga
Penguatan juga melanda saham PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT) naik Rp 130 (16,88%) menjadi Rp 900, dan saham PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) menguat Rp 42 (11,67%) menjadi Rp 402.
Sebaliknya saham PT Graha Mitra Asia Tbk (REFL), PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP), PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (WIDI), PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTB), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).

