IHSG Awal Transaksi Terkoreksi, Saham HYGN, MKAP, dan ALKA Tetap Cuan Besar
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (13/2/2024), dibuka stagnan level 7.297, namun beberapa mening kemudian berbalik melemah sebanyak 26 poin (0,37%) menjadi 7.270.
Penurunan indeks dipicu atas koreksi sebagian besar sektor saham, sepeti saham sektor energi, sektor keseahtan, sektor teknologi, dan sektor infrastruktur. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor transportasi, sektor konsumer primer, dan sektor industry.
Baca Juga
BTN Syariah Cetak Lonjakan Laba 110,5%, Spin Off dan Merger Keharusan
Meski IHSG bergerak di zona merah, tiga saham ini cetak penguatan pesat, yaitu saham PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (HYGN) naik Rp 43 (29,66%) menjadi Rp 188, PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk (MKAP) naik Rp 36 (23,87%) menjadi Rp 191, dan PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) menguat Rp 82 (19,81%) menjadi Rp 496.
Sebaliknya penurunan dalam melanda tiga saham ini, yaitu saham PT Pulau Subur Tbk (PTPS), PT Sejahteraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ), dan PT Golden Flower Tbk (POLU).
IHSG kemarin ditutup melesat 62,52 poin (0,86%) menjadi 7.297,67. Lompatan tersebut dinilai sebagai ekspektasi investor terhadap pemilu Indonesia berjalan damai dan lancar pada 14 Februari mendatang.
Baca Juga
Akhirnya Saham PIK2 (PANI) Tembus Rp 5.300, Lihat lagi Target Harga Ini
Pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 2,06 triliun. Aksi beli melanda saham bank papan atas yang juga berdampak terhadap lompatan harga hingga capai level tertinggi baru sepanjang masa.
Bursa saham Wall Street ditutup bervariasi dengan penguatan melanda Dow Jones mencapai 0,33%. Sebaliknya indeks Nasdaq ditutup melemah 0,30% dan indeks S&P500 melemah tipis 0,09%.

