IHSG Terkoreksi Tipis, Lima Saham Ini Tetap Cuan Besar
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (5/9/2023), ditutup melemah tipis 5,04 poin (0,07%) menjadi 6.991,71. Indeks kembali gagal menguat di atas level 7.000, meski pergerakan intraday sempat menyentuh level 7.014,48.
Baca Juga
Menteri Erick: Dukung AIPF, BUMN Jadi Solusi di Asia Tenggara
Pelemahan indeks dipengaruhi atas penurunan sebagian besar sektor saham, seperti saham sektor teknologi 1,28%, sektor konsumer non primer 0,58%, sektor energi 0,50%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor transportasi 2,86%, sektor infrastruktur 0,95%, dan sektor material dasar 0,36%.
Meski IHSG turun tipis, kelima saham ini catat lompatan harga, yaitu saham PT Madusari Murni Indah Tbk (MOLI) naik Rp 68 (17,99%) menjadi Rp 446, PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA) naik Rp 32 (16,49%) menjadi Rp 226, PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) menguat Rp 70 (13,86%) menjadi Rp 575, PT Victoria Insurance Tbk (VINS) naik Rp 21 (13,21%) menjadi Rp 180, dan PT Indo Straits Tbk (PTIS) naik Rp 44 (11,70%) menjadi Rp 420.
Baca Juga
Sebaliknya kelima saham berikut membukukan penurunan paling dalam, yaitu saham PT Aviani Sinar Abadi Tbk (IRSX) anjlok hingga auto reject bawah (ARB) dengan penurunan 27,54%.
Penurunan juga melanda saham PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY), PT Indonesia Prima Property Tbk (MORE), PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (IDPR), dan PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (WIDI).

