Investor Asing Berbalik Net Buy Rp 257,94 Miliar, Saham BBCA hingga TLKM Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing akhirnya mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 257,94 miliar, seiring dengan kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/11/2026), ditutup berbalik menguat 15,48 poin (0,32%) menjadi 4.919.
Saham dengan net buy terbanyak disumbangkan lima saham berikut, yaitu BBCA senilai Rp 133,28 miliar, ANTM mencapai Rp 53,16 miliar, ASII senilai Rp 35,60 miliar, TINS senilai Rp 26,48 miliar, dan TLKM mencapai Rp 25,29 miliar.
Baca Juga
Sinar Mas Agro (SMAR) Bagikan Dividen Interim Rp 1,4 Triliun, Nilai per Saham Segini
Sebaliknya lima saham dengan torehan penjualan bersih (net sell) melanda BMRI senilai Rp 96,65 miliar, TPIA senilai Rp 27,53 miliar, UNTR mencapai Rp 26,64 miliar, GOTO sebanyak Rp 25,32 miliar, dan BRPT sebanyak Rp 21,86 miliar.
Kenaikan IHSG hari ini ditopang penguatan sejumlah saham big cap, seperti BBCA, BBRI, dan BMRI. Kenaikan juga didukung saham ASII, ANTM, BRIS, hingga ICBP. Kenaikan didukung penguatan sejumlah sektor saham berikut, seperti material dasar naik 0,91%, sektor konsumer non primer naik 0,22%, dan keuangan naik 0,17%.
Sebaliknya sektor saham lainnya alami penurunan, seperti energi melemah 1,51%, sektor konsumer primer turun 1,38%, sektor teknologi turun 1,53%, sektor industry melemah 0,18%, sektor kesehatan turun 0,31%, sektor property melemah 0,67%, sektor infrastruktur turun 0,25%, dan sektor transportasi melemah 0,51%.
Baca Juga
Prabowo Perintahkan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyadapan Ilegal Tanpa Ditutupi
Adapun lima saham berhasil catatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham BOBA naik 34,59% menjadi Rp 214, MKNT naik 33,33% menjadi Rp 24, AIMS menguat 24,79% menjadi Rp 755, TMPO menguat 24,79% menjadi Rp 292, dan YUPI naik 24,66% menjadi Rp 910.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 192,54 poin (3,78%) menjadi 4.904 disertai dengan pemodal asing merealisasi penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 475 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBRI senilai Rp 310,06 miliar, ANTM senilai Rp 94,10 miliar, BUMI mencapai Rp 64,07 miliar.
