BEI Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Kepercayaan Investor Global
JAKARTA, investortrust.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) mempercepat reformasi pasar modal untuk memperkuat kepercayaan investor global di tengah tekanan terhadap pasar keuangan Indonesia dan ancaman penurunan status dari kategori emerging market oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan reformasi difokuskan pada tiga aspek utama, yakni peningkatan transparansi, penguatan likuiditas pasar, serta pembenahan sistem pengawasan atau surveillance.
Hal tersebut disampaikan Jeffrey dalam diskusi Capital Market Journalist Workshop – Media Gathering 2026 bertema “Transformasi Berkelanjutan untuk Pasar Modal Tepercaya dan Tangguh” di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (31/10/2026).
Ia mengungkapkan, BEI telah melakukan komunikasi intensif dengan pelaku pasar, termasuk investor global, untuk menyerap masukan sekaligus merumuskan langkah pembenahan pasar modal Indonesia.
