Net Sell Saham Memuncak Rp 1,49 Triliun, Saham BMRI dan BBRI Penyumbang Utama
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,49 triliun, seiring dengan kejatuhan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (24/9/2026), sebanyak 76,30 poin (1,20%) menjadi 6.298.
Net sell ini juga sejalan dengan kejatuhan nilai tukar Rupiah terhadap dollar AS ke level Rp 17.922. Net sell terbanyak disumbangkan BMRI senilai Rp 531,94 miliar, BBRI mencapai Rp 133,24 miliar, TLKM senilai Rp 84,61 miliar, BUMI mencapai Rp 74,90 miliar, dan CASA mencapai Rp 52,73 miliar.
Baca Juga
Pengendali Edwin Soeryadjaya Gencar Tambah Saham Saratoga (SRTG), Ada Apa?
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih (net buy) terbanyak disumbangkan saham ASII senilai Rp 24,42 miliar, MEDC senilai Rp 21,33 miliar, COIN mencapai Rp 20,12 miliar, ASLI senilai Rp 17,10 miliar, dan TINS mencapai Rp 10,36 miliar.
Terkait pelemahan IHSG hari ini dipicu atas penurunan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar turun 2,17%, sektor industry 2,09%, sektor konsumer primer 1,28%, sektor keuangan 1,32%, sektor property 1,66%, sektor infrastruktur 1,14%, sektor teknologi 1,14%, transportasi 0,84%, sektor konsumer non primer 0,36%, dan sektor energi 0,36%.
Baca Juga
Pengendali Edwin Soeryadjaya Gencar Tambah Saham Saratoga (SRTG), Ada Apa?
Penurunan juga dipicu atas kejatuhan sejumlah saham big cap, seperti saham big cap, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Pelemahan juga melanda saham BSSR, IMPC, CMRY, PANI, EMAS, INKP, hingga POLU.
Sebaliknya sejumlah saham berikut justru berhasil torehkan kenainan pesat, seperti BIPP naik 33,85% menjadi Rp 87, UNSP menguat 25% menjadi Rp 320, WAPO menguat 24,82% menjadi Rp 352, FORU melambung sebanyak 24,58% menjadi Rp 294. Kenaikan juga melanda semua saham emiten Haji Isam, seperti ASLI, TEBE, JARR, PGUN, hingga FAST.
Kemarin, IHSG ditutup melesat 97,87 poin (1,56%) menjadi 6.374 setelah BI Rate dipertahankan level 5,75. Sebaliknya pemodal asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 461,34 miliar, terbanyak saham BBRI senilai Rp 187,64 miliar, BMRI mencapai Rp 128,73 miliar, dan TLKM mencapai Rp 124,67 miliar.
