Net Sell Massif Rp 1,39 Triliun, Penyumbang Terbesar Saham BBRI, BBCA, dan BMRI
JAKARTA, Investortrust.id – Investor asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) secara massif hingga Rp 1,39 triliun, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (26/10/2023), sebanyak 119,87 poin (1,75%) menjadi 6.714,52.
Baca Juga
Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 852,68 miliar, saham PT Bank Cetral Asia Tbk (BBCA) Rp 181,81 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 167,28 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 88,42 miliar, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 85,68 miliar.
Sebaliknya pembelian bersih (net buy) melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 62,39 miliar, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 54,40 miliar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 33,48 miliar, PT MD Pictures Tbk (FILM) Rp 26,58 miliar, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 16,92 miliar.
Koreksi IHSG tersebut sejalan dengan penurunan mayoritas sektor saham, kecuali saham sektor kesehatan dengan kenaikan 0,18%. Pelemahan paling dalam melanda saham sektor transportasi 1,89%, sektor teknologi 1,63%, sektor keuangan 1,58%, sektor energi 1,21%, sektor konsumer primer 1,39%, dan sektor konsumer non primer 1,21%.
Baca Juga
Terbang 1.527%, Cek Gain Triliunan Prajogo Pangestu dari Saham Petrindo (CUAN)
Meski IHSG anjlok, ketiga saham ini torehkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Prima Cakrawala Abadi Tbk (PCAR) naik Rp 23 (34,85%) menjadi Rp 89, PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) menguat Rp 51 (34,46%) menjadi Rp 199, dan PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) naik Rp 47 (34,56%) menjadi Rp 183.
Penguatan juga melanda saham PT Kota Satu Properti Tbk (SATU) naik Rp 19 (16,10%) menjadi Rp 137 dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menguat Rp 440 (14,01%) menjadi Rp 3.580.

