IHSG Ditutup Jatuh 1,20%, Sebaliknya Saham Emiten Haji Isam Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (24/9/2026), ditutup anjlok sebanyak 76,30 poin (1,20%) menjadi 6.298. Rentang pergerakan 6.287-6.378 dengan nilai transaksi Rp 9,47 triliun.
Pelemahan ini sejalan dengan penurunan mayoritas sektor saham, seperti sektor amterial dasar turun 2,17%, sektor industry 2,09%, sektor konsumer primer 1,28%, sektor keuangan 1,32%, sektor property 1,66%, sektor infrastruktur 1,14%, sektor teknologi 1,14%, transportasi 0,84%, sektor konsumer non primer 0,36%, dan sektor energi 0,36%.
Baca Juga
Soroti 33 Pasal Pidana di RUU Ketenagakerjaan, Apindo: Ini Pertama Kali di Indonesia
Penurunan juga dipicu atas kejatuhan sejumlah saham big cap, seperti saham big cap, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Pelemahan juga melanda saham BSSR, IMPC, CMRY, PANI, EMAS, INKP, hingga POLU.
Sebaliknya sejumlah saham berikut justru berhasil torehkan kenainan pesat, seperti BIPP naik 33,85% menjadi Rp 87, UNSP menguat 25% menjadi Rp 320, WAPO menguat 24,82% menjadi Rp 352, FORU melambung sebanyak 24,58% menjadi Rp 294. Kenaikan juga melanda semua saham emiten Haji Isam, seperti ASLI, TEBE, JARR, PGUN, hingga FAST.
Baca Juga
Trump Kaji Ekspansi Stablecoin Dolar untuk Perkuat Peran AS di Global
Kemarin, IHSG ditutup melesat 97,87 poin (1,56%) menjadi 6.374 setelah BI Rate dipertahankan level 5,75. Sebaliknya pemodal asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 461,34 miliar, terbanyak saham BBRI senilai Rp 187,64 miliar, BMRI mencapai Rp 128,73 miliar, dan TLKM mencapai Rp 124,67 miliar.
Secara sectoral terjadi penguatan seluruh saham, yaitu sektor material dasar naik 3,47%, sektor energi 2,59%, sektor konsumer primer naik 2,49%, sektor property naik 1,99%, sektor infrastruktur naik 1,26%, sektor transportasi naik 1,02%, sektor keuangan 0,56%, sektor konsumer non primer 0,62%, sektor teknologi 0,55%, dan sektor kesehatan 0,01%.
Sejalan dengan kenaikan tersebut, sejumlah saham berikut catatkan lompatan harga signifikan, yaitu saham MPXL naik 34,15% menjadi Rp 220, FORU naik 34,09% menjadi Rp 236, dan UNSP melesat 24,27% menjadi Rp 256. Kenaikan pesat juga melanda saham DEWI sebanyak 22,16% menjadi Rp 226 dan PTSN menguat 18,18% menjadi Rp 442.
