IHSG Dibuka Rebound 30 Point, Saham FORU hingga UNSP Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (23/9/2026), dibuka rebound dengan kenaikan 30 poin (0,48%) menjadi 6.308. Kenaikan tersebut berbanding terbalik dengan sejumlah pasar saham Asia yang bergerak di zona merah.
Kenaikan tersebut juga ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti energi, material dasar, industry, konsumer primer, konsumer non primer, keuangan, kesehatan, property, infrastruktur, hingga transportasi.
Baca Juga
Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham Hari Ini, Ada AMMN hingga SMGR
Sejalan dengan kenaikan tersebut, tiga saham berikut melesat dengan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham FORU naik 34,09% menjadi Rp 236, NASI naik 24,66% menjadi Rp 364, dan UNSP melesat 24,27% menjadi Rp 256.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 107,69 poin (1,69%) menjadi 6.277 disertai dengan pemodal asing menjual bersih (net sell) saham senilai Rp 131,72 miliar Net sell terbanyak melanda saham BBRI senilai Rp 339,42 miliar, TINS mencapai Rp 104,75 miliar, dan BBCA mencapai Rp 101,44 miliar. Kejatuhan IHSG ini dipicu pelemahan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor energi turun 2,76%, sektor industry melemah 2,31%, sektor property 2,01%, dan material dasar 1,96%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor konsumer primer 0,33%.
Baca Juga
Prospek Saham Antam (ANTM) Makin Menarik, Target Harga Tembus Rp 4.900
Pelemahan indeks juga dipengaruhi kejatuhan beberapa saham big cap, seperti BYAN jatuh 9,71%. Penurunan juga dipicu kejatuhan seluruh saham emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN, TPIA, BRPT, CDIA, hingga PTRO. Penurunan juga akibat kejatuhan saham AALI, AADI, ITMG, INDY, hingga DSNG.
Sebaliknya tiga saham berikut berhasil catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti FORU naik 34,35% menjadi Rp 176, BPTR menguat 33,78% menjadi Rp 99, dan SAPX naik 24,50% menjadi Rp 376. Meski tak ARA, saham AGAR menguat 22,17% menjadi Rp 2.810, DFAM naik 19,57% menjadi Rp 110, dan STAR naik 15,79% menjadi Rp 440.
