IHSG Dibuka Turun Tipis, Sebaliknya Saham FORU Tetap Tampil Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (24/9/2026), dibuka melemah 9,93 poin (0,16%) menjadi 6.364. Penurunan tersebut sejalan dengan pelemahan sebagian besar pasar saham dunia hari ini.
Penurunan dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham, seperti material dasar, energi, keuangan, dan property. Sebaliknya saham konsumer primer, teknologi, konsumer non primer berhasil menguat pagi ini.
Baca Juga
Pemerintah Buka Kesempatan Guru Non-ASN Bisa Jadi PNS atau PPPK
Meski IHSG dibuka melemah saham FORU berhasil pertahankan penguatan hingga auto reject atas (ARA) sebanyak 24,58% menjadi Rp 294 dan UNSP naik 24,22% menjadi Rp 318. Kenaikan juga melanda saham BIPP sebanyak 16,92% menjadi Rp 77.
Kemarin, IHSG ditutup melesat 97,87 poin (1,56%) menjadi 6.374 setelah BI Rate dipertahankan level 5,75. Sebaliknya pemodal asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 461,34 miliar, terbanyak saham BBRI senilai Rp 187,64 miliar, BMRI mencapai Rp 128,73 miliar, dan TLKM mencapai Rp 124,67 miliar.
Baca Juga
Selain Pendidikan Gratis, Prabowo Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru
Secara sectoral terjadi penguatan seluruh saham, yaitu sektor material dasar naik 3,47%, sektor energi 2,59%, sektor konsumer primer naik 2,49%, sektor property naik 1,99%, sektor infrastruktur naik 1,26%, sektor transportasi naik 1,02%, sektor keuangan 0,56%, sektor konsumer non primer 0,62%, sektor teknologi 0,55%, dan sektor kesehatan 0,01%.
Sejalan dengan kenaikan tersebut, sejumlah saham berikut catatkan lompatan harga signifikan, yaitu saham MPXL naik 34,15% menjadi Rp 220, FORU naik 34,09% menjadi Rp 236, dan UNSP melesat 24,27% menjadi Rp 256. Kenaikan pesat juga melanda saham DEWI sebanyak 22,16% menjadi Rp 226 dan PTSN menguat 18,18% menjadi Rp 442.
