IHSG Sesi I Ditutup Turun Tipis, Saham FORU dan COIN Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (HSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (6/8/2025), ditutup turun tipis 0,52 poin menjadi 7.514, meski di awal transaksi dibuka di zona hijau. Rentang pergerakan 7.502-7.549 dengan nilai transaksi Rp 7,43 triliun.
Penurunan indeks terjadi di saat sejumlah sektor saham ini melesat, seperti saham sektor material dasar naik 1,40%, sektor energi 1,27%, sektor industry 0,84%, sektor property 0,45%. Sisanya catatkan penurunan, seperti keuangan, konsumer non primer, konsumer primer, infrastruktur, dan teknologi.
Baca Juga
Jelang Rebalancing MSCI Index, Saham Emiten Prajogo Bergerak Ragu
Meski IHSG turun tipis, sejumlah saham berikut catatkan penguatan pesat, yaitu saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) hingga auto reject atas (ARA) sebanyak 25% menjadi Rp 1.525. Saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) naik 23,97% menjadi Rp 1.500, dan PT Citra Putra Realty TbK (CLAY) mengaut 22,62% menjadi Rp 1.355
Penguatan pesat juga melanda saham PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) naik 21,47% menjadi Rp 198 dan PT Charnic Capital Tbk (NICK) naik 13,20% menjadi Rp 1.415. Sebaliknya penurunan melanda saham RELI sebanyak 10,20% menjadi Rp 660, BCAP turun 10,14% menjadi Rp 62, FIMP melemah 9,78% menjadi Rp 83, MFIN turun 9,66% menjadi Rp 795, dan ARGO melemah 9,21% menjadi Rp 1.430.
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 50,54 poin (0,68%) menjadi 7.515,18 dengan investor asing berbalik merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham bernilai Rp 552,26 miliar. Terbanyak net buy melanda saham BMRI Rp 188,22 miliar, BBCA Rp 161,40 miliar, dan CUAN Rp 96,84 miliar.
Baca Juga
Jajaki Pasar Baru, Indonesia Gandeng Global South Hadapi Geopolitik yang Tak Pasti
Penguatan tersebut ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti konsumer primer 3,72%, sektor keuangan 1,32%, sektor property 1,11%, sektor teknologi 0,95%, dan sektor konsumer non primer 0,57%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor material dasar, infrastruktur, dan industry.
Sedangkan saham dengan kenaikan paling pesat, yaitu saham MSKY naik 34,48% menjadi Rp 78, FITT melesat 34,08% menjadi Rp 240, dan KBLV naik 33,33% menjadi Rp 72. ARA juga melanda saham RELI sebanyak 24,58% menjadi Rp 735 dan KPIG menguat 24,29% menjadi Rp 220.

