IHSG Sesi I Turun Tipis, Tapi Sejumlah Saham Ini Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (8/7/2024), ditutup terkoreksi tipis 5,37 poin (0,07%) menjadi 7.248. Pergerakan indeks dalam rentang 7.215-7.253 dengan nilai transasksi Rp 4,59 triliun.
Pelemahan indeks dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, sepertis ektor energi, sektor keuangan, dan sektor material dasar. Sisanya catatkan penguatan harga dipimpin saham sektor properti dengan kenaikan 1,42%.
Baca Juga
Meski indeks bergerak melemah, lima saham ini catatkan lompatan harga. Di antaranya, saham PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES) melesat hingga auto reject atas dengan kenaikan 34,43% menjadi Rp 246. Penguatan juga melanda saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) naik 26,24% menjadi Rp 178, PT Intra Golflink Resort Tbk (GOLF) melesat 26% menjadi Rp 252.
Kenaikan juga melanda saham PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA) sebanyak 20,80% menjadi Rp 302 dan PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) menguat 20,48% menjadi Rp 2.530.
Sepanjang pekan lalu, IHSG berhasil sebanyak 2,60% dari 7.063 menjadi 7.253. Pemodal asing juga mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham Rp 2,68 triliun. Penguatan ini merupakan pekan kedua setelah pekan lalu indeks menguat kembali ke level di atas 7.000.
Baca Juga
Resmi Melantai di Bursa, Intra Golflink (GOLF) Siapkan Sejumlah Ekspansi Ini
Penguatan indeks ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor industri naik 6,17%, sektor energi menguat 5,86%, dan sektor transportas naik 4,96%.
Penguatan selanjutnya melanda saham sektor material dasar 3,86%, sektor teknologi 2,85%, sektor properti 1,40%, sektor konsumer non primer 1,34%. Sebaliknya penurunan hanya melanda saham sektor kesehatan 0,57%
Tak hanya terjadi, investor asing gencar merealisasikan pembelian bersih mencapai Rp 2,63 triliun pekan lalu. Terjadi peningkatan dari net buy pemodal asing dari pekan sebelumnya Rp 499,99 miliar.
Grafik IHSG

