IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Jatuh 0,35% Dipicu Pelemahn 4 Saham Big Bank Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (18/9/2026), ditutup berbalik turun sebanyak 22,68 poin (0,35%) menjadi 6.439, meski awal sesi sempat melambung lebih dari 50 poin. Rentang pergerakan 6.433-6.521 dengan nilai transaksi Rp 6,50 triliun.
Penurunan indeks kali ini terpukul kejatuhan saham big bank, BBCA melemah 1,97%, BMRI melemah 2,07%, BBRI melemah 1,80%, dan BBNI turun sebanyak 2,14%. Tekanan juga datang dari saham big cap, seperti MORA turun 1,95%, AMMN melemah 2,04%, EMAS turun 1,32%, INDF melemah 2,44%, hingga MASB melemah 3,94%.
Baca Juga
Defisit APBN 2026 Capai 0,93% PDB di Agustus 2026, Arus Modal Asing Mulai Mengalir
Pembalian arah indeks dipicu atas kejatuhan mayoritas sektor saham, seperti sektor keuangan melemah 1,27%, infrastruktur 1,27%, kesehatan 1,67%, property 0,52%, material dasar turun 0,56%, konsumer non primer 0,61%, industry 0,14%, dan konsumer primer 0,13%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor energi 0,22% dan teknologi 0,11%.
Sebaliknya sejumlah saham berikut catatkan penguatan pesat, yaitu saham KICI naik 24,82% menjadi Rp 352, MPIX menguat 20,22% menjadi Rp 220, BYAN naik 19,96% menjadi Rp 13.825, MGNA naik 16,40% menjadi Rp 220, dan BAJA menguat 15% menjadi Rp 322.
Baca Juga
KPK Ungkap Bos Summarecon (SMRA) Tak Hanya Sekali Suap Anak Buah Nusron Wahid
Kemarin, IHSG ditutup rebound sebanyak 25,58 poin (0,40%) menjadi 6.462. Rentang pergerakan 6.418-6.500 dengan nilai transaksi Rp 11,51 triliun. Kenaikan tersebut ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti energi menguat 1,17%, material dasar 0,37%, industry 0,82%, konsumer non primer 0,88%, konsumer primer 1,63%, teknologi 0,67%, infrastruktur 0,54%, transportasi 0,62%, property 0,20%, dan keuangan 0,22%.
Sejalan dengan rebound IHSG ini, beberapa saham ini catatkan lompatan harga, seperti AYLS menguat hingga auto reject atas (ARA) sebanyak 34,69% menjadi Rp 198 dan ASPI naik ARA sebanyak 24,51% menjadi Rp 635. Meski tak ARA, saham ini juga catatkan kenaikan pesat, yaitu TEBE naik 18,73% menjadi Rp 1.965, FILM naik 16,18% menjadi Rp 790, dan SINI naik 16,06% menjadi Rp 16.800.
