Market Cap Salip AMMN dan TLKM, Barito Renewables (BREN) Langsung Umumkan Hal Ini
JAKARTA, Investortrust.id – Usai sukses menyalip kapitalisasi pasar (market cap) saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), Selasa (17/10/2023), PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) mengumumkan progress sejumlah aksi ini.
Direktur Barito Renewables Merly melalui penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (17/10/2023), menyebutkan perseroan melalui anak usahanya Star Energy Group Holdings Pte Ltd (STAR) berkomitmen untuk mengembangkan usaha.
Baca Juga
Tujuh Hari Listing, Barito Renewable (BREN) Sukses Salip Market Cap AMMN dan TLKM
Pengembangan dilakukan dengan melanjutkan proyek Salak Binary melalui penambahan kapasitas sebesar 15 MW yang telah mencapai mechanical completion hingga 3 Oktober 2023. Progress penambahan kapasitas tersebut telah mencapai 95,26%.
“Tahap penyelesaian berikutnya untuk mencapai COD adalah koneksi ke jaringan dan komisioning dengan target pada akhir 2023,” tulisnya dalam keterangan resminya.
Selain itu, dia mengatakan, STAR saat ini memulai proyek retrofit di lapangan Salak dengan target menambah kapasitas sebanyak 7,2 MW dan direncanakan beroperasi tahun 2025.
Baca Juga
Dipimpin Barito (BRPT), Berikut Daftar Pemegang Saham Cuan Triliunan dari BREN
Perseroan juga berkomitmen untuk melanjutkan eksplorasi panas bumi di Hamiding (Maluku Uturan dan Sekincau Selatan (Lampung). Menurut dia, STAR sedang melakukan survei pendahuluan dan eksplorasi panas bumi di dua wilayah tersebut.
“STAR juga tetap aktfi mencari prospek pengembangan usaha melalui akuisisi atas perusahaan energi baru dan terbarukan baik di dalam dan luar negeri,” terangnya.
Pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (17/10/2023), saham BREN kembali ditutup melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan penguatan Rp 680 (24,73%) menjadi Rp 3.430. Lompatan tersebut menjadikan kapitalisasi pasar perseroan melambung menjadi Rp 458,88 triliun.
Baca Juga
Direktur Selamat Sempruna (SMSM) Ini Lepas Saham, Nilainya Jumbo
Angka tersebut jauh meninggalkan market cap saham TLKM mencapai Rp 374,45 triliun dan AMMN senilai Rp 449,46 triliun pada penutupan perdagangan hari ini. Padahal, kedua saham juga mencatatkan penguatan sepanjang hari ini.
Tak hanya itu, saham perusahaan milik Prajogo Pangestu ini telah melesat sebanyak 339,74% dalam tujuh hari perdagangan di BEI. Sebagaimana diketahui saham BREN memulai debut perdana di BEI sejak Senin (9/10/2023) dengan melepas saham pada harga Rp 780. Saat itu, perseroan meraup dana hingga Rp 3,13 triliun.

