Top! Market Cap AMMN Salip BMRI, BREN Salip BBRI
JAKARTA, investortrust.id – Kapitalisasi pasar (market cap) PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) kembali menyalip PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) pada penutupan perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (28/11/2023).
Aksi salip kapitalisasi pasar saham juga dicatatkan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) atas PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Aksi salip hingga level penutupan sesi I merupakan yang pertama bagi AMMN.
Baca Juga
Saham Petrindo Jaya (CUAN) Berbalik Melesat, Prajogo Pangestu Cuan Rp 68,06 Triliun
Aksi salip kedua emiten tersebut terjadi setelah saham BREN dan AMMN kompat melanjutkan penguatan pada perdagangan sesi I hari ini. Sedangkan saham BBRI dan BMRI yang ditutup stagnan.
Berdasarkan data penutupan perdagangan sesi I BEI, saham BREN ditutup menguat Rp 250 (4,20%) menjadi Rp 6.200. Saham perusajaan Prajogo Pangestu ini bergerak dalam rentang Rp 5.900-6.250.
Penguatan harga tersebut menjadikan market cap BREN melesat menjadi Rp 829,47 triliun atau menyalip BBRI senilai Rp 811,05 triliun. Aksi salip tersebut membuat BREN sebagai saham dengan kapitalisasi terbesar kedua di BEI.
Baca Juga
MSOP Dituntaskan, Direksi Amman Mineral (AMMN) Kaya Mendadak
Penguatan mengesankan juga dicetak saham AMMN senilai Rp 200 (2,65%) menjadi Rp 7.750. Saham perusahaan kongsi grup Medco, grup Salim, dan lainnya ini beregerak dalam rentang Rp 7.500-7.800.
Lompatan harga tersebut menjadikan market cap AMMN melesat menjadi Rp 557,34 triliun atau menggeser BMRI senilai Rp 545,15 triliun. Aksi salip tersebut menjadikan AMMN sebai emiten dengan kepitalisasi terbesar keempat kelima di BEI hingga penutupan sesi I hari ini.
Penguatan Harga
Terkait penguatan harga saham kedua emiten ini sejak listing perdana di BEI, saham AMMN telah berhasil membukukan penguatan dari level Rp 1.695 sejak 7 Juli 2023 menjadi Rp 7.750 hingga penutupan sesi I BEI hari ini. Dengan demikian total kenaikan harganya telah mencapai 357,22%.
Baca Juga
Sedangkan saham BREN telah melambung dari level harga perdana Rp 780 pada 9 Oktober hingga penutupan perdagangan sesi I menjadi Rp 6.200 pada Selasa (28/11/2023). Lompatan tersebut menjadikan penguatan harga saham BREN sejak listing perdana telah mencapai 694,87%.

