Net Sell Melanda Rp 326,60 Miliar, Sebaliknya Saham BBCA, BBRI, dan BMRI Kembali Diburu Pemodal Asing
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing berbalik mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 326,60 miliar, seiring penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (2/9/2026), melemah tipis 4,16 poin (0,06%) menjadi 6.595,78.
Meski net sell melanda perdagangan saham BEI, pemodal asing justru memborong saham bank besar ini, yaitu BBCA senilai Rp 154,48 miliar, dan BBRI senilai Rp 149,88 miliar. Net buy besar lainnya disumbangkan TAPG sebanyak Rp 57,37 miliar, BMRI senilai Rp 55,50 miliar, dan SINI senilai Rp 52,55 miliar.
Baca Juga
Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Kemenkomdigi Tunggu Kepatuhan Operator hingga 28 September
Sebaliknya penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu GOTO Rp 124,62 miliar, TLKM senilai Rp 101,85 miliar, ADRO mencapai Rp 89,99 miliar, ASII sebanyak Rp 63,72 miliar, dan PTRO mencapai Rp 58,88 miliar.
Pelamahan ini dipengaruhi atas koreksi mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar anjlok 1349%, industri turun 0,81%, infrastruktur 0,95%, energi 0,63%, dan kesehatan 0,23%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor keuangan, konsumer primer, konsumer non primer, dan teknologi.
Walu IHSG ditutup turun tipis, sejumlah saham ini catatkan penguatan pesat NATO menguat 25% menjadi Rp 975, SAPX naik 25% menjadi Rp 270, PTSP naik 24,67% menjadi Rp 1.415, BELI naik 24,54% menjadi Rp 406, dan BWPT menguat 21,10% menjadi Rp 132.
Baca Juga
Kemarin, IHSG catatkan kenaikan sebanyak 74,46 poin (1,14%) ke tertinggi baru lebih dari tiga bulan level 6.599,94 disertai dengan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 2,02 triliun yang penyumbang terbanyak saham BBRI senilai Rp 841,01 miliar dan BBCA mencapai Rp 435,35 miliar.
Kenaikan indeks hari ini ditopang penguatan pesat saham BREN 3,01%, TPIA 2,30%, BRPT 2,52%, dan CUAN melambung 11,04%. Kenaikan juga ditopang saham BUMI 7,29%, BBRI naik 4%, BBCA naik 1,93%, BMRI naik 2,13%, dan BBNI naik 0,26%. Penguatan juga didukung hampir seluruh sektor saham, terbesar industri naik 3,71% dan energi menguat 2,30%.
