IHSG Diprediksi Lanjutkan Reboun Menuju Resistance 6.650, Tiga Saham Dipimpin BMRI Layak Dilirik Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (2/9/2026), berpeluang lanjutkan penguatan menguji resistance selanjutnya 6.650. Tiga saham BMRI, ASII, dan CUAN direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset menyebutkan bahwa secara teknikal, IHSG berhasil bertahan di atas MA20 di 6.416 dan mempertahankan struktur uptrend. “Jika mampu breakout dan bertahan di atas 6.650, momentum penguatan berpotensi berlanjut menuju 6.665–6.732,” tulisnya.
Baca Juga
Eskalasi Konflik AS-Iran Meningkat, Minyak Brent Dekati US$ 95 per Barel
Laju IHSG juga akan dipengaruhi katalis keberlanjutan foreign inflow, terutama setelah investor asing mencatat net buy Rp 1,76 triliun di pasar reguler pada perdagangan kemarin dengan perhatian pada akumulasi saham-saham big caps seperti BBRI, BBCA, dan BMRI. Di sisi lain, investor tetap perlu mencermati perkembangan AS–Iran serta meningkatnya kembali ekspektasi kebijakan The Fed yang lebih hawkish, yang dapat menjaga volatilitas Rupiah dan pasar global.
Laju indeks juga akan dipengaruhi berlanjutnya penurunan pasar saham Wall Street setelah Dow Jones melemah 0,79%. Nasdaq dan S&P500 melemah masing-masing 0,71% dan 1,03%. Begitu juga dengan harga minyak catatkan kenaikan sejalan belum adanya penyelesaian selat Hormuz.
Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham BMRI dengan target harga Rp 4.375-4.460, ASII dengan target harga Rp 4.980-5.050, dan CUAN dengan target harga Rp 940-985.
Baca Juga
Bertolak ke Vladivostok, Prabowo Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF atas Undangan Putin
Kemarin, IHSG catatkan kenaikan sebanyak 74,46 poin (1,14%) ke tertinggi baru lebih dari tiga bulan level 6.599,94 disertai dengan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 2,02 triliun yang penyumbang terbanyak saham BBRI senilai Rp 841,01 miliar dan BBCA mencapai Rp 435,35 miliar.
Kenaikan indeks hari ini ditopang penguatan pesat saham BREN 3,01%, TPIA 2,30%, BRPT 2,52%, dan CUAN melambung 11,04%. Kenaikan juga ditopang saham BUMI 7,29%, BBRI naik 4%, BBCA naik 1,93%, BMRI naik 2,13%, dan BBNI naik 0,26%. Penguatan juga didukung hampir seluruh sektor saham, terbesar industri naik 3,71% dan energi menguat 2,30%.
Di tengah rekor tersebut, sejumlah saham ini berhasil catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu SQMI naik 34,92% menjadi Rp 85, KKES naik 34,33% menjadi Rp 90, SAFE naik 25% menjadi Rp 875, AIMS naik 25% menjadi Rp 505, BSIM naik 25% menjadi Rp 1.100, PTSP menguat 24,73% menjadi Rp 1.135, GTRA menguat 24,55% menjadi Rp 274, dan BELI melesat 24,43% menjadi Rp 326.
