IHSG Menuju Resistance 8,320, Tiga Saham Dipimpin UNVR Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (4/11/2025), berpeluang lanjutkan penguatan menguji area resistance 8.320. Tiga saham pilihan UNVR, ASII, dan VKTR.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa penguatan indeks kemarin didorong oleh kenaikan pada saham-saham konglomerasi dan perbankan. Dukungan tambahan juga datang dari data neraca perdagangan yang kembali mencatat surplus yang mencerminkan ketahanan ekonomi domestik.
Baca Juga
LPS Catat Tabungan Orang Kaya di Atas Rp 5 Miliar Tumbuh 16,24%, Ini Penyebabnya
Sedangkan pergerakan indeks hari ini dipengaruhi aksi tunggu investor terhadap rilis rebalancing MSCI dan kinerja emiten kuartal III-2025. Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju Wall Street, seperti pelemahan Dow Jones 0,48%. Begitu juga dengan S&P500 menguat 0,17% dan Nasdaq naik 0,46%.
Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham UNVR dengan target harga Rp 2.780-2.990, ASII dengan target harga Rp 6.475-6.675, dan VKTR dengan target harga Rp 376-396.
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 111,2 poin (1,36%) menjadi 8.275,08 dengan investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 1,03 triliun. Terbanyak saham BBCA Rp 444,97 miliar, PTRO Rp 161,26 miliar, dan BBRI Rp 151,62 miliar.
Baca Juga
Diskusi 2 Jam dengan Prabowo, Jonan Tegaskan Tak Bahas Polemik Kereta Cepat Whoosh
Kenaikan indeks kemarin ditopang penguatan saham sektor konsumer primer penyumbang utama sebanyak 2,18%. Selanjutnya sektor infrastruktur 1,76%, sektor transportasi naik 1,93%, sektor energi naik 1,36%, dan sektor material dasar 1,23%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor property dan teknologi.
Di tengah lompatan IHSG, sejumlah saham berikut torehkan kenaikan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham KICI melesat 34,72% menjadi Rp 260, UVCR naik 33,78% menjadi Rp 99, RANC menguat 25% menjadi Rp 1.000, ATIC naik 25% menjadi Rp 625, FPNI naik 24,27% menjadi Rp 256, dan POLU menguat 19,98% menjadi Rp 26.125. Meski tak ARA, saham KIOS melambung 22,54% menjadi Rp 87 dan TIRA naik 22,44% menjadi Rp 1.555.

