IHSG Dibuka Melesat 0,62% Pagi Ini, Saham BSIM Kembali Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (1/9/2026) atau hari perdana September 2026, bergerak melesat dengan kenaikan 40 poin (0,62%) menjadi 6.564 pagi ini. Berbanding terbalik dengan pasar saham Asia yang bergerak di zona merah.
Kenaikant ersebut ditopang penguatan hampir seluruh sektor saham, seperti energi, material dasar, industri, konsumer primer, konsumer non primer, keuangan, kesehatan, teknologi, infrastruktur, dan transportasi. Sebaliknya properti turun tipis.
Baca Juga
Laba J Resources (PSAB) Melesat 534,14%, Penjualan dan Divestasi Anak Usaha Jadi Penopang
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat, yaitu saham BSIM cetak ARA dengan kenaikan 25% menjadi Rp 1.100, GTRA menguat 23,64% menjadi Rp 272, PEHA naik 22,37% menjadi Rp 270, AIMS menguat 16,83% menjadi Rp 472, dan INCI menguat 16,06% menjadi Rp 795.
Kemarin, IHSG ditutup naik tipis 7,36 poin (0,11%) menjadi 6.525 disertai dengan net sell jumbo, terbanyak saham CPIN senilai Rp 681,85 miliar, EMAS mencapai Rp 189,36 miliar, dan BUKA mencapai Rp 129,43 miliar. Kenaikan indeks ditopang penguatan saham sektor industri 1,46%, sektor energi 1,12%, sektor infrastruktur 0,64%, sektor keuangan 0,67%, sektor transportasi 0,47%, konsumer non primer 0,29%, dan sektor konsumer primer 0,21%.
Baca Juga
PGN (PGAS) Tambah Pasokan Gas 5,45 BBTUD, Kontrak Berlaku hingga 2040
Pembalikan arah indeks menjadi positif juga didukung kenaikan saham big cap, seperti GGRM naik 6,53%, EMAS naik 3,23%, AADI menguat 5,87%, BSSR naik 4,19%, hingga JSMR menguat 4,59%.
Sedangkan saham dengan penguatan harga paling pesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu KOTA naik 34,16% menjadi Rp 216, ASLI naik 25% menjadi Rp 310, BSIM menguat 24,82% menjadi Rp 880, FORU naik 24,62% menjadi Rp 2.480, dan KICI menguat 24,37% menjadi Rp 296. Meski tak ARA, saham SRSN melambung 31,08% menjadi Rp 97 dan LIFE naik 17,46% menjadi Rp 9.925.
