IHSG Dibuka Melesat ke 8.959, Saham INPC hingga BSIM Dibuka Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (6/1/2025), dibuka melesat sebanyak 25,48 poin (0,29%) menjadi 8.959.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti material dasar, energi, konsumer non primer, dan konsumer primer. Sebaliknya penurunan melanda saham industry dan kesehatan.
Baca Juga
IHSG Berpeluang Tembus 9.000 Hari Ini, Analis: Momentum Kuat Meski Volatilitas Tetap Ada
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham ini dibuka melesat INPC naik 21,95% menjadi Rp 300, BSIM naik 17,70% menjadi Rp 1.330, dan AKSI menguat 23,46% menjadi Rp 600
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 74,42 poin (0,84%) ke level tertinggi baru seapanjang masa 8.933. Kenaikan ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar 3,35%, sektor industry 2,14%, sektor energi 1,62%,sektor teknologi 1,57%, sektor property 1,34%, dan sektor keuangan 0,66%. Sebaliknya penurunan hanya melanda saham sektor transportasi 0,89%.
Baca Juga
Prabowo Siap Teken Tarif RI-AS, Tunggu Penyusunan Draf Perjanjian
Lompatan indeks juga didukung penguatan sejumlah saham big cap, seperti saham MLPT, AMMN, PTRO, RAJA, PGUN, MDKA, TKIM, SUPA, hingga MDKA. Kenaikan juga ditopang saham ADMR hingga MORA.
Sedangkan sejumlah saham dengan kenaikan terpesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham INPC menguat 34,43% menjadi Rp 246, BIPI naik 34,74% menjadi Rp 256, ECII naik 34,74% menjadi Rp 256, dan GSMF menguat 34,51% menjadi Rp 152.

