IHSG Melesat hingga Tembus 6.409, Saham TPIA hingga ISAT Jadi Penopang
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (7/8/2026), ditutup melesat 65,94 poin (1,04%) ke level tertinggi baru dalam tiga bulan terakhir 6.409. Rentang pergerakan 6.341-6.409 dengan nilai transaksi Rp 15,13 triliun.
Lompatan tersebut ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor infrastruktur 2,17%,material dasar naik 1,63%, sektor energi 1,22%, property 1,16%, teknologi 1,25%, konsumer non primer 1,25%, dan keuangan 0,31%. Sebaliknya penurunan melanda sektor konsumer primer 0,69%.
Baca Juga
Elnusa (ELSA) Kembangkan Pertapixel, Bidik Digitalisasi Aset Lintas Industri
Kenaikan indeks juga ditopang kenaikan saham TPIA sebanyak 4,69%, BREN naik 2,03%, BBRI menguat 2,96%, MDKA naik 3,52%, dan ISAT naik 14,21%.
Sedangkan saham dengan kenaikan harga paling pesat, yaitu saham hingga auto reject atas (ARA) melanda VOKS naik 35% menjadi Rp 270, ROCK naik 25% menjadi Rp 1.875, dan MCAS naik 24,37% menjadi Rp 296. Kenaikan juga melanda saham KBLV sebanyak 24,60% menjadi Rp 157 dan ISAT sebanyak 14,21% menjadi Rp 2.170.
Kemarin, IHSG ditutup turun tipis sebanyak 7,43 poin (0,12%) menjadi 6.343,71 disertai dengan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 273,47 miliar oleh pemodal asing. Terbanyak disumbangkan saham BBCA senilai Rp 214,98 miliar, EMAS senilai Rp 109,74 miliar, dan TLKM senilai Rp 96,69 miliar.
Baca Juga
Prabowo Pertimbangkan Nama Destry Damayanti sebagai Calon Gubernur BI
Penurunan dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor property melemah 0,70%, sektor keuangan 0,24%, sektor kesehatan 0,48%, sektor konsumer non primer 0,28%, sektor teknologi 0,40%, dan sektor infrastruktur 0,08%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor transportasi, konsumer primer, energi, industry.
Meski indeks melemah, beberapa saham berikut catatkan lomptan harga mengesankan, yaitu TMPO naik 25,20% menjadi Rp 159, PDES naik 24,74% menjadi Rp 474, FAST naik 22,78% menjadi Rp 388, IATA naik 21,88% menjadi Rp 117, dan JGLE menguat 20,48% menjadi Rp 100.

