IHSG Mencoba Level 6.400, Tiga Saham Dipimpin TPIA Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (7/8/2026), berpeluang rebound menuju resistance 6.400. Tiga saham TPIA, CDIA, dan DSSA direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa pergeraka pasar saham akan mencermati pengumuman calon Gubernur Bank Indonesia yang dijadwalkan pekan ini, karena akan menjadi penentu arah kebijakan moneter dan stabilitas Rupiah ke depan.
Baca Juga
Kesepakatan Hormuz Makin Dekat, Houthi Gempur Basis Militer Yaman,
Selain itu, investor menunggu rilis cadangan devisa Indonesia yang diperkirakan tetap berada di kisaran US$ 145,6 miliar serta indeks harga properti yang diproyeksikan tumbuh 0,8% YoY. Dari eksternal, perhatian tertuju pada neraca perdagangan China yang diperkirakan mencatat surplus sekitar US$ 107 miliar, sebagai indikator kekuatan aktivitas perdagangan dan permintaan global.
“Secara teknikal, IHSG masih bergerak dalam tren positif selama bertahan di atas area support 6.270–6.300. Kami memperkirakan IHSG berpeluang kembali menguat untuk menguji resistance psikologis 6.400,” tulisnya.
Terkait saham pilihan, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham TPIA dengan target harga Rp 2.200-2.285, CDIA dengan target harga Rp 735-790, dan DSSA dengan target harga Rp 1.000-1.035.
Baca Juga
Diton Sabet Top Brand Award 2026, Bidik Penguatan Pasar Regional Asia Tenggara
Kemarin, IHSG ditutup turun tipis sebanyak 7,43 poin (0,12%) menjadi 6.343,71 disertai dengan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 273,47 miliar oleh pemodal asing. Terbanyak disumbangkan saham BBCA senilai Rp 214,98 miliar, EMAS senilai Rp 109,74 miliar, dan TLKM senilai Rp 96,69 miliar.
Penurunan dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor property melemah 0,70%, sektor keuangan 0,24%, sektor kesehatan 0,48%, sektor konsumer non primer 0,28%, sektor teknologi 0,40%, dan sektor infrastruktur 0,08%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor transportasi, konsumer primer, energi, industry.
Meski indeks melemah, beberapa saham berikut catatkan lomptan harga mengesankan, yaitu TMPO naik 25,20% menjadi Rp 159, PDES naik 24,74% menjadi Rp 474, FAST naik 22,78% menjadi Rp 388, IATA naik 21,88% menjadi Rp 117, dan JGLE menguat 20,48% menjadi Rp 100.
