IHSG Mencoba Level ATH Baru, Tiga Saham Ini Layak Dipantau
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (5/1/2024), diprediksi kembali menguat menuju level tertinggi baru atau all time high (ATH).
BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan indeks bakal menguji level resisten 7.377. Sedangkan level support pergerakan yang pelu diperhatikan adalah 7.194.
Baca Juga
Wall Street Loyo, Nasdaq Catat Penurunan Terpanjang sejak Oktober 2022
Terkait saham pilihan sepanjang hari ini, BRI Danareksa Sekuritas menjogan saham ARTO, LPPF, dan SMDR. Saham ARTO direkomendasikan trading buy dengan target harga Rp 2.900-3.860, saham LPPG direkomendasikan trading buy target pergerakan Rp 1.930-2.390, dan SMDR dengan target harga Rp 330-406.
Sebaliknya saham MTEL, KLBF, dan JPFA direkomendasikan sell pada perdagangan hari ini dengan potensi penurunan lebih lanjut. Saham MTEL diperkirakan bergerak dalam rentang Rp 645-695, saham KLBF dalam rentang Rp 1.400-1.655, dan saham JPFA dalam rentang Rp 1.050-1.210.
IHSG kemarin berhasil melesat sebanyak 80,67 poin (1,11%) ke level tertinggi baru sepanjang masa atau ATH 7.359,76. Indeks bergerak hijau sepanjang hari dalam rentang 7.279,09-7.371,24 dengan nilai transaksi Rp 8,89 triliun.
Baca Juga
Anak Usaha PTPP Lego Saham di Perusahaan Pembangkit Mini Hidro
Lompatan tersebut didukung penguatan saham bank papan atas, seperti PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan kenaikan Rp 250 (4,10%) menjadi Rp 6.350, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp 250 (4,67%) menjadi Rp 5.600.
Penguatan harga juga melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ke level tertinggi baru sepanjang masa setelah terjadi kenaikan harga Rp 125 (1,34%) menjadi Rp 9,475, dan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menguat Rp 100 (1,79%) menjadi Rp 5.700. Sedangkan pemodal asing cetak pembelian bersih (net buy) saham bernilai jumbo hingga Rp 1,3 trilun yang didominasi saham bank papan atas tersebut.
Sebaliknya bursa Wall Street kembali ditutup bergerak mixed dengan penguatan tipis melanda indeks Dow Jones sekitar 0,03%. Sebaliknya indeks Nasdaq melemah 0,56% dan indeks S&P500 melemah 0,34%.

